Peran Media Sosial dalam Memicu FOMO di Pasar Saham

  • 22 Apr 2026 18:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Perkembangan media sosial dinilai memiliki peran besar dalam memicu fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di pasar saham, khususnya di kalangan generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Deputi Kepala Wilayah Sulawesi Tenggara PT Bursa Efek Indonesia dalam sebuah dialog publik di Kendari.

Menurutnya, arus informasi yang begitu cepat di media sosial membuat masyarakat dengan mudah terpapar berbagai konten terkait investasi, mulai dari tips saham hingga kisah sukses meraih keuntungan dalam waktu singkat. Kondisi ini kerap menimbulkan dorongan psikologis untuk ikut berinvestasi tanpa pertimbangan matang.

“Media sosial seringkali menampilkan sisi keuntungan saja, sehingga memicu rasa takut ketinggalan. Akhirnya banyak yang langsung ikut membeli saham tertentu tanpa memahami risikonya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, FOMO yang dipicu media sosial dapat berdampak pada keputusan investasi yang tidak rasional. Investor pemula cenderung mengikuti tren atau rekomendasi yang belum tentu valid, tanpa melakukan analisis fundamental maupun teknikal terhadap saham yang dipilih.

Namun demikian, ia juga menilai media sosial tidak sepenuhnya berdampak negatif. Jika dimanfaatkan dengan baik, platform digital justru bisa menjadi sarana edukasi dan literasi keuangan yang efektif.

“Media sosial bisa menjadi alat edukasi, asalkan masyarakat mampu memilah informasi. Jangan hanya ikut-ikutan, tapi pahami dulu instrumen investasinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau generasi muda untuk tidak menjadikan media sosial sebagai satu-satunya acuan dalam berinvestasi. Penting untuk memiliki tujuan keuangan yang jelas, memahami profil risiko, serta memastikan setiap keputusan investasi didasarkan pada pengetahuan yang cukup.

Dengan meningkatnya literasi keuangan, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi tren investasi di media sosial, sehingga terhindar dari dampak negatif FOMO di pasar saham.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....