UTBK SNBT 2026 di UHO Diikuti Lebih dari 1000 Peserta

  • 21 Apr 2026 20:58 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sebanyak 10.076 peserta dijadwalkan mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang akan berlangsung pada 21–28 April 2026.

Pelaksana tugas Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Herman, memastikan seluruh kesiapan teknis, mulai dari infrastruktur hingga sistem pengawasan.

Pengecekan langsung juga dilakukan di sejumlah lokasi ujian guna meminimalkan potensi kendala.

“Kami telah memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk jaringan dan perangkat komputer di seluruh titik ujian,” ujarnya.

Sebanyak 13 fakultas di lingkungan UHO digunakan sebagai lokasi pelaksanaan UTBK. Setiap laboratorium dilengkapi sekitar 25 hingga 30 unit komputer, sehingga kapasitas peserta dapat terakomodasi secara optimal sesuai standar nasional.

Ketua Panitia Lokal UTBK SNBT UHO, Santiaji Bande, menambahkan bahwa pelaksanaan ujian mengacu pada pedoman teknis dari Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Hal ini mencakup pengaturan sesi ujian, sistem keamanan berbasis komputer, serta mekanisme pengawasan yang ketat.

Selain itu, UHO menyiapkan sekitar 3.000 kursi untuk jalur SNBT atau sekitar 40 persen dari total daya tampung mahasiswa baru tahun 2026. Kuota tersebut menjadi salah satu jalur utama seleksi nasional selain Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan jalur mandiri.

Secara nasional, UTBK SNBT merupakan salah satu instrumen seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menilai kemampuan skolastik, literasi, dan penalaran calon mahasiswa.

Sistem ini dirancang untuk mengukur potensi akademik secara komprehensif dan objektif.

Dengan jumlah peserta yang cukup besar, UHO menargetkan pelaksanaan UTBK berjalan lancar dan transparan. Kampus juga mengimbau seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memastikan kelengkapan administrasi serta hadir tepat waktu di lokasi ujian.

Pelaksanaan UTBK SNBT di UHO diharapkan tidak hanya berjalan sukses secara teknis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses seleksi pendidikan tinggi di Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....