Pemprov Sultra Tegaskan Penataan di MTQ Bukan Larangan Berjualan

  • 21 Apr 2026 20:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, menegaskan bahwa kebijakan strelisasi dan penataan di kawasan MTQ Kendari, bukan bentuk pelarangan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melainkan bagian dari penataan kawasan agar lebih tertib dan representatif saat acara HUT Sultra berlangsung.

Setelah tahap sterilisasi selesai, aktivitas perdagangan akan kembali dibuka dengan sistem yang lebih teratur.

“Jangan disalahartikan seolah-olah pemerintah tidak memberi ruang. Justru kita ingin menata agar UMKM bisa berjualan dengan lebih rapi dan nyaman,” tambahnya.

Dia menjelaskan, Pemprov memahami bahwa momentum HUT Sultra akan menarik banyak pedagang, termasuk pelaku usaha baru. Karena itu, penataan dilakukan agar seluruh aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban kawasan.

“Kami tetap memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan. Prinsipnya, semua diakomodasi, tetapi harus tertib dan sesuai aturan," jelasnya.

Ia mengatakan seiring meningkatnya aktivitas persiapan rangkaian HUT Sultra, di lokasi utama, mulai dari pembangunan dekorasi hingga pengisian tenant dan booth yang akan digunakan selama rangkaian acara berlangsung.

Sehingga kawasan MTQ kini memasuki tahap krusial, dan perlu dibatasi dari aktivitas umum untuk sementara waktu.

“Area venue utama sudah mulai padat aktivitas. Tenant dan booth sedang dalam proses dekorasi, sehingga perlu dilakukan sterilisasi agar proses persiapan berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (21/4/2026)

Dia mengungkapkan, sterilisasi dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi logistik yang saat ini mulai masuk ke kawasan. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga kebersihan lingkungan usai dilakukan kerja bakti (korve) oleh pihak terkait.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....