Revitalisasi Bahasa Tolaki Masuki Tahun Ketiga di Sultra

  • 18 Apr 2026 18:18 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Utama Revitalisasi Bahasa Tolaki di Aula Garuda BPMP Sultra, Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 20 April 2026.

Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa Sultra, Kepala BPMP Sultra, serta Sekretaris Umum DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT).

Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 35 orang guru dari enam kabupaten dan kota.

Pelatihan ini bertujuan membekali para guru agar mampu mengajarkan bahasa daerah secara berkelanjutan dan menyenangkan kepada peserta didik.

“Dalam tiga tahun pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah, kami telah memberikan pelatihan bahasa daerah pada 722 guru,” ujar Dewi Pridayanti.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Sekretaris Umum DPP LAT, Basrin Melamba, yang menyoroti peran penting bahasa sebagai nyawa kebudayaan.

“Bahasa adalah fondasi utama adat istiadat dan identitas kita, sehingga kehilangan bahasa sama halnya dengan kehilangan jati diri peradaban Suku Tolaki,” ucap Basrin Melamba.

Lembaga Adat Tolaki memberikan apresiasi terhadap langkah Balai Bahasa Sultra dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah di wilayah tersebut.

Sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio, menyebut bahwa pelestarian bahasa daerah adalah tanggung jawab bersama yang harus terus dikawal oleh semua pihak.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan warisan leluhur kita tetap bernapas dan relevan di tengah generasi muda,” kata Asrun Lio.

Setelah memberikan arahan, Asrun Lio secara resmi menandai dimulainya pelatihan bagi para guru utama tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....