Merajut Simpul Demokrasi, KPU Wakatobi Bangun Sinergitas
- 14 Apr 2026 07:18 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wakatobi secara resmi merajut kerja sama dengan tiga pilar utama yakni birokrasi, institusi agama, dan akademisi.
Hal ini dimaksudkan dalam mengawal kualitas demokrasi di Kabupaten Wakatobi sehingga tak lagi menjadi beban tunggal bagi penyelenggara pemilu.
Saat pertemuan di Aula Epsilon Kantor KPU Kabupaten Wakatobi pada Senin 13 April 2026 yang menjadi saksi lahirnya kolaborasi lintas sektor yang strategis ini dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 WITA diawali dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Hadir sebagai penandatangan utama yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wakatobi, serta Wakil Rektor I Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi.
Langkah kolaboratif ini bukan sekadar seremonial di atas kertas. KPU Wakatobi menaruh harapan besar pada spesialisasi masing-masing mitra untuk menutup celah tantangan dalam Pemilu dan Pemilihan mendatang melalui aksi-aksi konkret.
Kementerian Agama Wakatobi membawa kekuatan personil yang signifikan dalam kerja sama ini. Dengan jaringan penyuluh ASN yang tersebar hingga ke pelosok desa dan kecamatan, Kemenag berkomitmen menggerakkan edukasi pemilih demi mendongkrak partisipasi masyarakat.
"Kami memiliki niat yang sama untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bersih agar tidak ada fitnah di antara kita," ungkap Kepala Kantor Kemenag Wakatobi, H. La Rija. Ia juga menegaskan posisi Kemenag sebagai lembaga vertikal yang menjamin netralitas mutlak tanpa tekanan politik lokal, sembari berpesan agar kerja sama ini dijalankan secara profesional namun tetap mengedepankan suasana kerja yang membahagiakan.
Digitalisasi Arsip dan Literasi Dinamis
Di sisi lain, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wakatobi menawarkan solusi atas dinamika data kepemiluan. Menyadari bahwa data KPU bersifat dinamis, dinas berkomitmen melakukan pengarsipan dokumen secara digital. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan setiap memori kolektif demokrasi di Wakatobi tersimpan dengan aman dan dapat diakses sebagai sarana informasi yang memadai bagi masyarakat melalui program Tematik Literasi Pemilihan.
Jembatan Teori dan Praktik di Kampus
Sementara itu, kerja sama dengan ITBM Wakatobi menyentuh aspek fundamental pendidikan atau Catur Darma perguruan tinggi. Wakil Rektor I ITBM Wakatobi menyambut baik PKS ini sebagai motor penggerak pendidikan politik yang mampu meningkatkan kualitas pemilih.
Tak hanya menguntungkan dosen sebagai bahan riset mengenai pendidikan pemilih, kerja sama ini membuka pintu bagi mahasiswa ITBM untuk mencicipi langsung realitas penyelenggaraan pemilu melalui program magang di KPU. "Di kampus mahasiswa mendapatkan teori, dan di KPU mereka bisa langsung mempraktikkannya," tuturnya. Selain itu, PKS ini menjadi poin penting dalam penguatan akreditasi institusi.
"Keberhasilan pemilu yang berintegritas bukan hanya soal angka di tempat pemungutan suara, tapi bagaimana literasi terjaga, teknologi teroptimalisasi, dan pengawasan masyarakat menguat," tegas Ketua KPU Wakatobi La Deni saat membuka acara.
Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi teknis mengenai rencana aksi di lapangan serta foto bersama. Dengan sinergi lintas sektor ini, KPU Wakatobi optimistis mampu menghadirkan proses demokrasi yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga cerdas secara substansi bagi seluruh warga Wakatobi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....