OJK Sultra Sasar Wilayah 3T di Kepulauan Buton untuk Edukasi Keuangan

  • 13 Apr 2026 11:20 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan rangkaian edukasi keuangan di wilayah Kepulauan Buton selama empat hari, mulai 6 hingga 9 April 2026.

Kegiatan ini menyasar masyarakat desa, pelajar, pelaku UMKM, dan aparatur pemerintah di Kabupaten Buton Utara, Buton Tengah, Buton, serta Buton Selatan.

Program ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk memperkuat literasi di wilayah pedesaan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Fokus utama edukasi meliputi pengelolaan keuangan keluarga, pengenalan produk jasa keuangan, serta pencegahan pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Deputi Kepala OJK Sultra Indra Natsir Dahlan menjelaskan bahwa tantangan di wilayah pedesaan masih didominasi keterbatasan akses informasi dan rendahnya perencanaan keuangan.

Kondisi tersebut sering dimanfaatkan oleh oknum penipuan investasi, termasuk kasus AMG Pantheon yang telah dinyatakan ilegal oleh OJK.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu singkat.

"Edukasi ini diharapkan menjangkau seluruh wilayah secara merata sehingga masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak," ujar Indra Natsir Dahlan.

Dalam sesi diskusi, OJK menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi guna menghindari risiko penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Masyarakat diarahkan untuk melaporkan penipuan transaksi keuangan melalui Indonesia Anti Scam Center (IASC) guna pemblokiran rekening secara terkoordinasi.

Untuk pengaduan terkait layanan jasa keuangan, warga dapat mengakses Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) atau layanan Kontak OJK 157.

OJK Sultra juga berkolaborasi dengan Bank Sultra, BPR Bahteramas, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Muamalat untuk memperluas akses layanan keuangan formal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....