Karantina Sulawesi Tenggara Laksanakan Audit SMM dan SMAP
- 08 Apr 2026 12:50 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari – Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) melaksanakan kegiatan audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pengendalian mutu serta peningkatan kinerja organisasi, Rabu 8 April 2026.
Kegiatan audit ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses kerja telah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dalam mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan kerja.
Kepala Karantina Sultra, A.Azhar menyampaikan hasil audit penting untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kualitas dan akuntabilitas.
“Audit Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Anti Suap bukan sekadar kegiatan pemeriksaan, tetapi merupakan bagian dari upaya kita untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan. Setiap temuan dan observasi harus kita jadikan pijakan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menjelasakan berdasarkan hasil audit yang dilakukan, tim auditor mencatat terdapat satu temuan minor dan delapan observasi. Temuan minor merupakan ketidaksesuaian yang tidak berdampak signifikan terhadap sistem secara keseluruhan, namun tetap memerlukan tindak lanjut perbaikan.
“Sementara itu, observasi yang diberikan menjadi masukan konstruktif guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas dan fungsi,” jelasnya.
Lebih lanjut, A.Azhar menegaskan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga integritas dan profesionalisme.
“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh hasil audit dengan langkah nyata, sehingga layanan karantina di Sulawesi Tenggara semakin optimal dan mampu memberikan perlindungan terbaik bagi sumber daya hayati serta masyarakat,” tambahnya.
Hasil pelaksanaan audit secara umum kegiatan karantina di wilayah Sulawesi Tenggara dinilai telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hasil audit ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi unit kerja untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan hayati melalui pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....