Pemkot Kendari Matangkan Persiapan Perhelatan UCLG ASPAC

  • 06 Apr 2026 13:02 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mematangkan persiapan menjelang perhelatan internasional United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG-ASPAC) yang akan digelar pada 6-9 Mei 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan menegaskan citra Kota Kendari sebagai tuan rumah harus dijaga dengan maksimal. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk memulai gerakan penataan kota secara serentak.

“Mulai tanggal 20 April, saya minta seluruh OPD, camat, dan lurah melakukan pengecatan dan pemasangan umbul-umbul. Kita tunjukkan bahwa Kendari siap menyambut dunia,” ungkap Amir Hasan, saat Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, Senin 6 April 2026.

Ia juga menginstruksikan camat dan lurah agar mengaktifkan peran RT/RW dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta memerintahkan Satpol PP untuk menertibkan lapak liar yang mengganggu ketertiban, terutama di area jalan utama depan sekolah-sekolah.

Sementara itu Kasat Pol PP Kota Kendari, Maman Firmansyah, memberikan peringatan keras terkait keberadaan hewan ternak yang masih berkeliaran di jalan protokol, khususnya di wilayah Nambo dan Abeli.

“Kami minta bantuan lurah untuk sosialisasi. Tidak boleh ada hewan ternak (kambing) berkeliaran. Jika kami temukan, akan kami tangkap. Jangan salahkan kami jika nanti ‘menghilang’ dari peredaran,” ujar Maman.

Selain itu, Satpol PP akan memperketat pengawasan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang merambah bahu jalan dan selokan di wilayah Puuwatu, Tobuha, hingga Watu-Watu.

Dari sisi infrastruktur perhubungan, Kadishub Kota Kendari, Paminuddin, melaporkan fokus pengerjaan pada tiga titik utama: Mandusila, Papalimba, hingga Pantai Nambo. Selain rekayasa lalu lintas satu arah untuk menghindari kemacetan di jalur sempit, Dishub juga tengah mengebut penerangan jalan.

“Kami juga sedang menata area parkir seluas 4 hektar di Pantai Nambo, termasuk pengecatan fasilitas umum seperti Musala dan MCK. Untuk jalur VVIP di Papalimba, kami mohon Lurah dibantu warga untuk membersihkan material batu dan pasir yang masih ada di badan jalan,” jelas Paminuddin.

Dishub juga berkoordinasi dengan Dinas PU untuk segera melakukan penimbunan jalan rusak di pintu keluar Kebun Raya agar tidak membahayakan dan mengganggu estetika saat dikunjungi delegasi nantinya.

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas se-Kota Kendari guna menyamakan persepsi dalam menyambut tamu mancanegara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....