Potensi Hujan Ringan Masih Terjadi di Sultra

  • 05 Apr 2026 16:38 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari prediksi potensi kemarau kering akan terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara. hingga pertengahan tahun 2026.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi pada stasiun tersebut, Faizal Habibie menyebutkan upaya antisipasi dini agar masyarakat dan pihak terkait dapat mempersiapkan langkah mitigasi yang tepat, jka kemarau berkepanjangan terjadi.

Dijelaskan, prediksi untuk cuaca saat ini, masih di dominasi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sulawesi Tenggara., dengan zona hujan lebat di zona tertentu . Potensi hujan ringan hingga gerimis terjadi dikota Kendari , hujan sedang disertai petir, angin timur laut 5-20 km/jam terjadi di Konawe, Buton, dan kabupaten Kolaka kemudian germis pagi hingga siang, cerah berawan malam hari juga terjadi dikabupaten Muna, dan Wakatobi:

" hujan ringan hingga gerimis terjadi dikota Kendari dengan suhu 24-32°C, kelembapan tinggi 80-95%. ," jelas Faizal Habibie dalam keterangannya kepada RRI, Jumat 4 April 2026.

Faizal Habibie juga menambahkan, BMKG secara nasional mencatat musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sultra, diprediksi akan dimulai lebih awal yaitu pada April 2026. Meskipun puncak El Nino diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026, dampaknya sudah dapat mulai terasa sejak Juli mendatang. Oleh karena itu, persiapan mitigasi harus dilakukan sejak dini, baik oleh pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi El Nino yang dapat menyebabkan musim kemarau lebih panjang, kering, dan suhu udara yang lebih panas dari biasanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....