Gubenur Ali Mazi Sebut Potensi Pertanian Sultra Sangat Tinggi
- 07 Mei 2023 19:48 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi memaparkan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas dihadapan Sekretariat Militer Presiden (Sesmilpres), Irjen Pol. Drs. R. Adang Ginanjar dan Kolonel (CAJ) Sandy, bersama anggota tim bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Jum’at (05/07/2023)
Ali Mazi, menjelaskan Pemerintah Provinsi telah menerbitakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 681 tahun 2022 tentang penetapan kawasan pertanian Provinsi berbasis Koorporasi petani di Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Surat Ederan Gubernur Nomor 511.1/6535 tentang optimalisasi dalam menjaga stabilitas harga beras dan dukungan terhadap fungsi Bulog sebagai penugasan pemerintah untuk memenuhi cadangan beras pemerintah.
Adapun beberapa urai jasa yang disampaikan oleh Gubernur Sultra yaitu, pertama berhasil mempertahankan surplus beras dalam kurung waktu 2019-2022, termaksud dalam masa pandemi covid-19 dengan rata-rata 26.747 ton per tahun, selanjutnya berhasil menginisiasi dan mengembangkan tanaman sorgum seluas 573 hektar dan porang seluas 653 hektar pada 17 kabupaten/kota sejak tahun 2020-2023 sebagai pangan alternatif.
”membangun jalan usaha tani sejak tahun 2021 hingga sekarang sepanjang 25.225 meter yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sultra,” Ujar Ali Mazi
Dijelaskan, pemerintah provinsi juga menyediakan sarana berupa alat mesin pertanian pra dan pasca panen sebanyak 4.153 unit serta melakukan eksport hasil perkebunan antara lain mete, minyak sawi dan cacao.
Selain itu, pihaknya berhasil meningkatkan populasi sapi potong dalam 2 tahun terakhir sebanyak 7,4% dan rata-rata 6,8%. Dan terakhir dalam kurung waktu lima tahun yaitu dari 2018-2022 realisasi pengeluaran ternak sapi potong keluar daerah sebanyak 10.649 ekor.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra), Siti Mardani Saing, staf Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP), Hendra S, Metik Nugroho dan Namlia, Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari, Andi Faisal, perwakilan BPS Sultra, Anton Ari Widodo, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Konsel, Suwardi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....