Stabilkan Harga Pangan Pemda Buton Gelar Pasar Murah
- 01 Mar 2026 13:26 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Buton — Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Lapangan Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Sabtu, 28 Februari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Buton, Sekretaris Daerah, Kepala BPS, serta perwakilan instansi perbankan dan perusahaan yang menjadi sponsor acara.
GPM bertujuan menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan pokok di wilayah Kabupaten Buton selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Pemerintah daerah berupaya mengantisipasi kenaikan harga beberapa komoditas seperti telur ayam ras dan bawang merah yang mulai terpantau mengalami peningkatan di pasar.
Bupati Alvin Akawijaya Putra menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan serta seluruh mitra kerja yang telah berpartisipasi menyukseskan agenda tersebut.
Program ini dirancang sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk memberikan potongan harga langsung kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan.
“Ini adalah bentuk diskon untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya dalam meringankan beban ina-ina di Kabupaten Buton,” ujar Alvin Akawijaya Putra.
Ia juga berpesan kepada warga yang hadir agar dapat melakukan aktivitas belanja dengan tetap menjaga keamanan serta ketertiban di lokasi kegiatan.
Berdasarkan data Indeks Pergerakan Harga (IPH) per 23 Februari 2026, kondisi stok komoditas di Buton relatif tersedia namun daya beli masyarakat cenderung menurun.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton bekerja sama dengan Perum Bulog, Bank Sultra, Bank Indonesia, serta berbagai perusahaan swasta untuk menyediakan stok pangan murah.
Komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP seharga Rp57.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, serta minyak goreng Bimoli seharga Rp38.000 per 2 liter.
Selain itu, terdapat telur ayam ras yang dijual seharga Rp55.000 per rak, terigu seharga Rp9.000 per kilogram, dan bawang merah seharga Rp30.000 per kilogram.
Total stok yang disiapkan dalam GPM kali ini mencakup 12 ton beras SPHP, ratusan kilogram gula, minyak goreng, bawang merah, terigu, serta ratusan rak telur ayam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....