Pemprov Sultra Target Turunkan Stunting
- 23 Feb 2026 09:25 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka, terus memperkuat sektor kesehatan melalui sejumlah program prioritas yang ditargetkan berdampak langsung bagi masyarakat pada 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr Andi Edy Surahmat menjelaskan, program tersebut merupakan mandat langsung gubernur untuk memastikan akses layanan kesehatan semakin merata dan responsif.
Di sektor kesehatan masyarakat, gubernur juga memberi perhatian khusus pada penurunan angka stunting, dimana berdasarkan data surveilans nasional 2025, prevalensi stunting Sultra berada di angka 26,1 persen, masih di atas standar nasional 23 persen.
Untuk itu Pemprov menargetkan penurunan signifikan melalui pendekatan lintas sektor. Penanganan tidak hanya difokuskan pada intervensi kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek sanitasi, air bersih, gizi, dan kesejahteraan sosial.
Dinas Kesehatan memusatkan intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, sembari berkoordinasi dengan OPD terkait.
Program strategis lainnya adalah penyediaan ambulans gratis, mengingat kondisi geografis Sultra yang memiliki wilayah kepulauan.
Secara regulasi, biaya rujukan sebenarnya dapat ditanggung BPJS Kesehatan selama memenuhi syarat-syarat rujukan yang diatur oleh BPJS.
Melalui program Jaminan Kesehatan Sultra (JKS), gubernur menegaskan tidak boleh ada masyarakat yang ditolak berobat karena persoalan administrasi atau keterbatasan biaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....