Jelang Ramadan Satgas Pangan Monitor Pasar Kota Kendari
- 10 Feb 2026 18:24 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Daerah bersama Satgas Pangan melaksanakan kegiatan sidak dan monitoring harga bahan pokok di Kota Kendari, Kamis, 5 Februari 2026
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga serta menjamin keamanan dan mutu pangan bagi masyarakat.
Sidak terpadu ini dipimpin oleh Ditkrimsus Polda Sultra dan diikuti oleh anggota Satgasda dari berbagai instansi seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog.
Monitoring dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan strategis tetap berada pada harga yang wajar serta aman untuk dikonsumsi warga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto, menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan respons langsung terhadap arahan Gubernur Andi Sumangerukka.
“Pengawasan ini merespon arahan Bapak Gubernur agar kita senantiasa mengambil langkah preventif terhadap potensi pelanggaran dalam distribusi, keamanan, dan mutu pangan,” ujar Ari Sismanto.
| Baca juga: Gas 3 Kg Langka, Harga Jauh di Atas HET |
Langkah ini dianggap krusial mengingat adanya potensi kerugian masyarakat akibat lonjakan harga menjelang masuknya bulan suci Ramadan 2026.
Operasi Saber Pangan digelar di sejumlah titik strategis seperti Pasar Baruga, Pasar Anduonohu di Kendari, hingga Pasar Ranomeeto di Konawe Selatan.
Tim memfokuskan pengawasan pada komoditas yang berisiko mengalami fluktuasi harga tinggi, di antaranya telur ayam, beras, dan minyak goreng.
Selain pasar, tim juga mengunjungi distributor utama guna memastikan tidak ada praktik penimbunan yang dapat menyebabkan kelangkaan stok di lapangan.
Berdasarkan hasil pantauan, secara umum ketersediaan pangan strategis terpantau aman, namun masih ditemukan komoditas yang dijual di atas harga acuan.
Beberapa barang yang ditemukan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) antara lain adalah Minyakita, beras, dan komoditas bawang putih.
Ari Sismanto menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pelaku usaha untuk menaikkan harga melebihi batas karena ketersediaan stok saat ini sangat mencukupi.
“Satgas akan terus mengawal stabilitas harga agar masyarakat dapat menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan aman, tenang, dan nyaman,” tegasnya dalam keterangan resmi.
Satgas Pangan memberikan teguran kepada distributor yang terbukti melanggar dan mengimbau pedagang eceran untuk tetap mematuhi ketentuan HET.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....