Polda Sultra Gelar Pakta Integritas Seleksi SIPSS 2026

  • 26 Jan 2026 10:30 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Peserta, serta Orang Tua/Wali Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 di Aula Dachara Polda Sultra, Kamis 22 Januari 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat utama Polda Sultra, panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, para peserta SIPSS, serta orang tua dan wali peserta.

Sambutan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dibacakan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen moral dan tanggung jawab bersama.

“Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini bukan hanya seremoni, tetapi bentuk komitmen moral dan tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegas Kapolda dalam sambutannya.

Kapolda menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi SIPSS harus dilaksanakan sesuai prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, sebagaimana kebijakan rekrutmen Polri.

“Seluruh tahapan seleksi harus berpedoman pada prinsip BETAH sebagai landasan utama rekrutmen Polri,” ujarnya.

Ia mengingatkan panitia seleksi agar bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas tinggi serta menghindari segala bentuk penyimpangan, intervensi, maupun praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Saya minta panitia seleksi bekerja profesional, objektif, dan berintegritas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan dan intervensi,” kata Kapolda.

Kepada para peserta seleksi, Kapolda berpesan agar mengikuti seluruh tahapan dengan kejujuran, kesiapan, dan sportivitas, serta tidak mudah tergiur oleh janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kelulusan peserta murni ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi masing-masing, bukan oleh janji dari pihak mana pun,” tegasnya.

Kapolda juga menilai peran orang tua dan wali sangat penting dalam membentuk karakter calon perwira Polri sejak dini.

“Peran orang tua dan wali sangat penting dalam membentuk karakter calon perwira Polri, melalui doa, motivasi, serta penanaman nilai kejujuran,” ujarnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....