Meningkat, Kasus HIV di Kota Kendari
- 21 Des 2025 15:50 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat, hingga pertengahan Desember 2025, jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi penyakit HIV sebanyak 8.909 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi mengatakan, setiap tahun angka penderita HIV selalu naik. Namun tahun 2025 ini, jika di bandingkan tahun sebelumnya relatif menurun.
"Angkanya turun itu bukan berarti karena sembuh, tapi karena meninggal. Karena kalau penderita HIV jika ia telah terdiagnosis, seumur hidupnya ia harus menerima sebagai penderita HIV dan harus mengkonsumsi obat selamanya. Karena memang belum ada sampai sekarang obat untuk menyembuhkan penyakit itu," ujarnya, Minggu (21/12/2025).
Ia menyebutkan, jumlah kasus tersebut berasal dari 8 populasi kunci, seperti penderita Tibi, ibu hamil, pasangan gay, waria, pekerja seks komersil, pasangan seks di luar nikah maupun yang sudah nikah (yang telah terkonfirmasi HIV), pengguna narkoba suntik dan orang yang berada di penjara.
Elfi menyampaikan, hotel dan tempat hiburan malam merupakan tempat yang strategis, untuk dilibatkan dalam penanggulangan HIV.
Di mana, berdasarkan hasil pengamatan di beberapa wilayah di Indonesia, dapat dilihat dari pemetaan selama ini, jika hotel seringkali dijadikan sebagai tempat transaksi sex secara short time atau long time. Hal ini bisa dibuktikan bahwa tempat hiburan malam memberikan kontribusi dalam angka orang yang terpapar HIV.
"Di Kota Kendari beberapa tempat hiburan malam sebagian besar sudah sangat kooperatif, hal ini juga bisa dibuktikan bahwa tempat hiburan malam memberikan kontribusi dalam angka orang yang terpapar HIV," tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....