Musik Gondang Sabangunan Hidupkan Tarian Tortor Batak Toba
- 12 Des 2025 10:03 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Musik tradisional Batak Toba tidak bisa dipisahkan dari tarian tortor, sebuah tarian sakral yang menjadi simbol doa, penghormatan, dan kebersamaan. Gondang sabangunan, ansambel musik khas Batak Toba, selalu hadir mengiringi setiap gerakan tortor dalam upacara adat maupun perayaan budaya.
Menurut DetikSumut (2023), gondang sabangunan terdiri dari seperangkat gendang, gong, dan alat tiup tradisional yang dimainkan secara harmonis. Musik ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana komunikasi dengan leluhur. Setiap tabuhan gendang dan dentuman gong dipercaya membawa pesan spiritual yang menghubungkan manusia dengan dunia roh.
Dilansir dari Kumparan.com (2022), tarian tortor memiliki makna mendalam. Gerakan tangan yang diangkat ke atas melambangkan doa kepada Sang Pencipta, sementara gerakan kaki yang mantap mencerminkan kekuatan dan keteguhan hidup. Tortor biasanya dilakukan secara berkelompok, menegaskan nilai kebersamaan dan solidaritas dalam masyarakat Batak Toba.
Dikutip dari Media Indonesia (2025), gondang sabangunan dan tortor kini juga menjadi daya tarik wisata budaya di kawasan Danau Toba. Pertunjukan musik dan tarian ini sering digelar dalam festival budaya, memperkenalkan kekayaan tradisi Batak Toba kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Kehadiran gondang dan tortor tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya di tengah arus modernisasi.
Gondang sabangunan dan tarian tortor adalah perpaduan musik dan gerak yang sakral, menjadi simbol kebersamaan sekaligus warisan budaya Batak Toba yang terus hidup hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....