Tetap Sehat di tengah Godaan Hidangan Halal Bihalal
- 23 Mar 2026 21:14 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari — Setelah sebulan menjalani puasa dengan pola makan yang lebih teratur, masyarakat dihadapkan pada tradisi halal bihalal yang identik dengan aneka hidangan. Kondisi ini kerap membuat seseorang makan berlebihan karena banyaknya pilihan makanan di setiap kunjungan.
Perubahan pola makan secara tiba-tiba setelah Ramadan dapat berdampak pada kondisi tubuh. Konsumsi makanan berlemak, bersantan, dan tinggi gula dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan.
Dalam suasana silaturahmi, penting bagi masyarakat untuk tetap mengontrol porsi makan. Mengambil makanan secukupnya dan tidak merasa harus mencicipi semua hidangan menjadi langkah awal menjaga kesehatan.
Selain itu, menjaga jeda antarwaktu makan juga perlu diperhatikan. Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan, sehingga makan berulang dalam waktu dekat sebaiknya dihindari.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, pola makan seimbang dengan memperhatikan porsi, jenis makanan, dan frekuensi konsumsi penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal setelah Ramadan. Hal ini membantu mencegah gangguan kesehatan akibat perubahan pola makan yang drastis.
Mengimbangi konsumsi makanan berat dengan air putih yang cukup juga menjadi langkah sederhana namun efektif. Cairan yang cukup membantu proses metabolisme dan menjaga tubuh tetap segar selama aktivitas silaturahmi.
Selain itu, masyarakat disarankan tetap aktif bergerak meski dalam suasana libur Lebaran. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki saat berkunjung dapat membantu menjaga keseimbangan energi.
Dengan pengelolaan yang tepat, tradisi halal bihalal tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan. Menjaga pola makan dan gaya hidup seimbang menjadi kunci agar tubuh tetap prima di momen kebersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....