Muhasabah Dipenghujung Ramadan

  • 18 Mar 2026 05:08 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Memasuki penghujung bulan suci Ramadhan, umat Muslim diajak untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas amalan yang telah dijalankan selama sebulan penuh. Momentum ini dinilai penting sebagai refleksi spiritual guna memperbaiki kualitas ibadah sekaligus memperkuat komitmen keimanan ke depan.

Dalam Dialog Interaktif Mutiara Pagi, Rabu 18/03/2026. narasumber Dr. H. Hasdin Has , M.Th.I (Wakil Dekan 3 FUAD (Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah) IAIN Kendari/Anggota Komisi Fatwa MUI Sultra, menekankan bahwa muhasabah bukan sekadar menilai kuantitas ibadah, tetapi lebih pada kualitas dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. “Muhasabah adalah proses melihat kembali diri kita, apakah Ramadhan ini benar-benar membawa perubahan atau hanya menjadi rutinitas tahunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanda keberhasilan Ramadhan dapat dilihat dari meningkatnya ketakwaan, kedisiplinan dalam beribadah, serta perubahan sikap sosial yang lebih baik. Menurutnya, akhir Ramadhan juga menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak istighfar, sedekah, dan amal kebaikan lainnya sebagai bentuk penyempurnaan ibadah.

Selain itu, Dr. Hasdin mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi setelah Ramadhan berakhir. Ia menilai, tantangan terbesar umat Muslim adalah mempertahankan semangat ibadah di bulan-bulan berikutnya. “Jangan sampai kita hanya menjadi hamba Ramadhan, tetapi tidak menjadi hamba Allah di luar Ramadhan,” tegasnya.

Melalui muhasabah di penghujung Ramadhan, diharapkan umat Muslim dapat menyambut Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna dan bernilai ibadah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....