Alasan Efisiensi, HUT Sultra Batal Digelar Wakatobi

  • 13 Mar 2026 08:38 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari-Harapan Masyarakat Kabupaten Wakatobi menjadi tuan rumah dalam kemeriahan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ke 62 tahun pupus sudah.

Pasalnya pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisatanya telah mengagendakan, bahwa pelaksanaan HUT Sultra ke 62 akan dipusatkan di Kota Kendari pada tanggal 24-27 April 2026.

Dikonfirmasi mengenai pembatalan pelaksanaan harmoni Sultra ke 62 yang sebelumnya sudah terjadwal di Wakatobi tersebut, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa alasan dibatalkannya Kabupaten Wakatobi sebagai tuan rumah adalah akibat efisiensi.

"Jadi gini, ulang tahun Hut Sultra untuk tahun ini mengingat dengan keterbatasan yang ada, efisiensi, dan kita juga ingin bahwa upacara kegiatan itu tidak berlebihan. Sehingga akhirnya kita pusatkan semua kegiatan itu di Provinsi Sultra alasannya itu, satu menyangkut masalah efisiensi," ungkapnya usai melakukan Safari Ramadan di Masjid di Masjid Al-Muqarabbin, Kecamatan Wangiwangi, Kamis 12 Maret 2026.

Namun di tengah alasan efisiensi, pelaksanaan HUT Sultra yang bakal diselenggarakan selama tiga hari disiapkan anggaran sebesar Rp3,7 miliar.

Alasan yang kedua, bahwa Hut Sultra ke 62 akan diselenggarakan secara sederhana.

"Yang kedua, kita nanti akan melakukan kegiatan HUT Sultra itu yah sederhana, kira-kira seperti itu. Jadi akhirnya kita fokuskan semua di Sultra," jelasnya.

⁠⁠

Ditanya soal mengapa keputusan pembatalan tersebut dadakan dan tidak diumumkan lebih awal, ia menerangkan bahwa situasi global berpengaruh pada situasi nasional dan regional.

"Sekarang gini, perkembangan global yang ada, di mana situasi global itu berpengaruh pada situasi nasional dan regional dan akan berdampak kepada kita, pasti itu, tidak mungkin tidak. Kenaikan 1 dolar barrel saja minyak, itu akan terjadi kenaikan dari anggaran APBN itu sebesar Rp6-7 triliun. Bagaimana sekarang posisinya sudah sudah 120, berarti kan akan terjadi koreksi," terangnya.

"Maka kita di daerah-daerah apalagi dikaitkan dengan efisiensi, maka akan ada penyederhanaan dari semua kegiatan-kegiatan itu, kira-kira seperti itu ya. Kita kan tidak tahu situasi global kan, ya kan itu bisa setiap saat terjadi gitu, ternyata sekarang sudah terjadi, kira-kira begitu ya," pungkasnya.

Rekomendasi Berita