Peringati Nuzulul Quran, Kemenag Sultra Rangkaikan Buka Bersama

  • 12 Mar 2026 11:40 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Peringatan Nuzulul Quran merupakan momen yang sangat penting bagi umat Islam, dimana Allah SWT menurunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia.

Demikian disampaikan Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Mansur, S.Pd., M.A., saat memberikan sambutan pada momentum peringatan Nuzulul Qur'an 1447H /2026 M lingkup Kanwil Kemenag Sultra, Rabu 11 Maret 2026 di pelataran Kanwil Kemenag Sultra.

Dalam momentum Nuzulul Qur'an yang mengangkat tema "Al Qur'an, Amanah Ekologis dan Jalan Perdamaian Dunia" ini, nampak hadir Pejabat Administrator Kanwil Kemenag Sultra, sejumlah Kepala Kemenag Kab/Kota, Ketua DWP Kemenag Sultra bersama anggota serta ASN lingkup Kanwil Kemenag Sultra.

Mansur menyampaikan, Al-Qur'an bukan hanya sebagai kitab suci, tetapi juga sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan keadilan.

"Ramadhan merupakan waktu yang tepat selain untuk memperbanyak pemahaman pada nilai-nilai Al Qur'an, juga untuk memperkuat nilai kebersamaan, semangat pengabdian, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan Amaliah Ramadan," ungkap Mansur.

Ia mengapresiasi para kepala Kantor dan jajaran ASN yang aktif menggerakkan kegiatan sosial, seperti pembagian takjil kepada masyarakat dan berbagai program berbagi selama bulan suci Ramadhan ini. Menurutnya, semangat tersebut menunjukkan bahwa kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Luar biasa semangat teman-teman di daerah. Setiap hari kita melihat berbagai kegiatan Amaliah Ramadhan yang dilakukan oleh ASN Kemenag bersama masyarakat. Ini menunjukkan bahwa Kementerian Agama hadir dan berdampak langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Mansur, kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga solidaritas keluarga besar Kementerian Agama. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam organisasi adalah hal yang wajar, namun harus tetap dijaga dengan sikap saling menghargai dan memaafkan.

“Tidak ada manusia yang tidak memiliki kesalahan. Karena itu, mari kita saling menjaga dan saling memaafkan agar kebersamaan dalam keluarga besar Kementerian Agama tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Hikmah Nuzulul Qur'an yang disampaikan oleh KH. Muslim, mengingatkan agar umat Islam tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup, terutama di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Di era modern ini kita sering kagum dengan kemajuan teknologi. Banyak hal yang dulu sulit kini menjadi mudah, seperti mencari informasi melalui internet,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa jauh sebelum perkembangan teknologi saat ini, Rasulullah SAW telah memberikan pedoman hidup yang jelas bagi umat manusia. Pedoman tersebut adalah Al-Qur’an dan Sunnah, yang menjadi sumber utama dalam menjalani kehidupan agar tidak tersesat.

Menurutnya, siapa pun yang berpegang teguh pada dua pedoman tersebut akan mendapatkan petunjuk yang benar dalam hidup. Sehingga, umat Islam tidak boleh hanya mengandalkan kemajuan teknologi semata, tetapi tetap memperkuat iman dan memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam.

"Umat Islam perlu terus mempelajari Al-Qur’an serta mengamalkan Sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang dapat menjauhkan dari nilai-nilai agama," pungkasnya.

Nuzulul Qur'an ini diisi dengan pembagian takjil oleh DWP Kemenag Sultra dan Pokja Perencanaan Kanwil Kemenag Sultra serta Buka puasa bersama ASN Kemenag Sultra.

Rekomendasi Berita