Amaliah Ramadhan Sesuai Petunjuk Rasulullah
- 10 Feb 2026 19:22 WIB
- Kendari
RRI,CO.ID, Kendari - Ramadhan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali memahami makna amaliah yang dijalankan selama bulan suci. Di tengah kesibukan dan rutinitas, ibadah Ramadhan kerap dilakukan secara berulang tanpa pemahaman mendalam terhadap esensi dan tujuan yang diajarkan oleh Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
Hal tersebut disampaikan Dr. H. Hasdin, M.Th.I, Wakil Dekan III Fakultas Usuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari, dalam dialog interaktif Mutiara Pagi di rri programa 1 Selasa 10 Februari 2026. Menurutnya, amaliah Ramadhan tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus, tetapi harus mampu membentuk akhlak, kesabaran, serta kepekaan sosial umat Islam.
Dr. Hasdin menjelaskan, Rasulullah SAW mencontohkan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri, di mana ibadah personal harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama. Puasa yang benar, lanjutnya, tercermin dari sikap yang lebih terkendali, lisan yang terjaga, serta meningkatnya empati kepada orang-orang yang membutuhkan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara amalan wajib dan sunnah. Amaliah seperti tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan sedekah hendaknya dilakukan dengan niat yang lurus dan tidak mengesampingkan kewajiban utama, agar Ramadhan benar-benar menjadi sarana peningkatan kualitas keimanan.
Melalui pemahaman amaliah Ramadhan sesuai petunjuk Nabi Muhammad SAW, diharapkan umat Islam tidak hanya merasakan keberkahan selama bulan suci, tetapi juga membawa nilai-nilai Ramadhan ke dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadhan berlalu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....