Valentino Rossi Sebut Perjuangan Kimi Antonelli di F1 Sangat Istimewa bagi Italia
- 18 Agt 2026 15:10 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Legenda MotoGP Valentino Rossi menilai kiprah Kimi Antonelli dalam persaingan gelar juara dunia Formula 1 musim 2026 sebagai sesuatu yang sangat istimewa bagi Italia. Di usia 19 tahun, pembalap Mercedes itu mampu memimpin klasemen sementara setelah 11 Grand Prix, dengan 12 balapan masih tersisa.

Antonelli unggul 50 poin atas Lewis Hamilton di posisi kedua dan 59 poin dari rekan setimnya, George Russell. Pencapaian tersebut semakin mengesankan karena ini baru merupakan musim keduanya di Formula 1 setelah menjalani musim debut yang cukup naik turun.

Performa Antonelli pun mendapat perhatian besar dari publik Italia, termasuk Rossi yang merupakan salah satu atlet paling sukses dalam sejarah olahraga negaranya dengan sembilan gelar juara dunia. Rossi mengaku lebih tertarik mengikuti pembalap dibandingkan tim, sehingga ia kini memberikan dukungan kepada Antonelli yang dianggapnya memiliki talenta dan kecepatan luar biasa.

Menurut Rossi, peluang Antonelli untuk memperebutkan gelar sangat berarti bagi Italia karena negara tersebut sudah lama tidak memiliki juara dunia Formula 1. Alberto Ascari menjadi pembalap Italia terakhir yang meraih gelar dunia pada 1953, sementara Giancarlo Fisichella merupakan pembalap Italia terakhir yang memenangi balapan F1 pada 2006. Ferrari sendiri terakhir kali merebut gelar konstruktor pada 2008.

Antusiasme terhadap Antonelli diperkirakan semakin besar ketika Formula 1 tiba di Monza untuk Grand Prix Italia. Namun, pembalap Mercedes itu tampaknya tidak terlalu terbawa popularitasnya. Saat ditanya apakah dirinya kini lebih terkenal daripada petenis nomor satu dunia Jannik Sinner, Antonelli justru bercanda bahwa Charles Leclerc kemungkinan masih menjadi pria paling terkenal di Italia.

Dengan performanya sejauh ini, Antonelli perlahan menjadi simbol harapan baru bagi penggemar Italia. Jika mampu mempertahankan konsistensinya hingga akhir musim, ia berpeluang mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia Formula 1.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....