Verstappen Soroti Masalah Berulang Red Bull usai Crash di Sirkuit Silverstone
- 11 Jul 2026 12:02 WIB
- Kendari
Poin Utama
- Max Verstappen gagal mengamankan podium di Grand Prix Inggris setelah mengalami kecelakaan pada empat lap terakhir akibat kegagalan mekanisme sayap belakang yang tidak menutup sempurna.
- Masalah teknis pada sayap belakang merupakan pengulangan dari kendala yang juga terjadi di Grand Prix Austria, mendorong Verstappen mendesak Red Bull menemukan solusi segera untuk menghindari insiden serupa.
- Isack Hadjar berhasil meraih posisi kelima untuk Red Bull meski mengalami penurunan performa drastis di tengah balapan setelah pit stop dengan ban keras baru, namun melihat sisi positif dari pembelajaran paket pengembangan terbaru.
RRI.CO.ID, Kendari - Grand Prix Inggris menjadi akhir pekan yang ingin segera dilupakan Max Verstappen. Pembalap Red Bull itu gagal mengamankan podium setelah mengalami kecelakaan pada empat lap terakhir akibat masalah teknis yang kembali menyerang mobilnya. Verstappen mengaku frustrasi karena insiden tersebut merupakan pengulangan dari kendala yang juga terjadi pada Grand Prix Austria dan kini mulai dianggapnya sebagai persoalan serius yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Saat insiden terjadi, Verstappen sedang berada di posisi ketiga dan masih memiliki peluang besar finis di podium. Namun memasuki tikungan Stowe, mobil RB22 mendadak kehilangan kestabilan hingga berputar ke area gravel. Mobil yang terjebak di luar lintasan memaksa petugas mengeluarkan Safety Car untuk proses evakuasi. Balapan akhirnya tidak kembali dilanjutkan hingga garis finis, sehingga Charles Leclerc memastikan kemenangan untuk Ferrari.

Verstappen menjelaskan bahwa penyebab kecelakaan berasal dari mekanisme sayap belakang yang kembali gagal bekerja secara normal. Menurutnya, ketika perangkat tersebut tidak menutup sempurna, mobil langsung kehilangan downforce dalam jumlah besar sehingga sangat sulit dikendalikan. Ia menilai kejadian yang berulang dalam dua balapan beruntun tidak lagi bisa dianggap sebagai insiden biasa dan meminta tim segera menemukan solusi agar masalah serupa tidak kembali terjadi.

Kekecewaan Verstappen semakin besar karena sepanjang akhir pekan di Silverstone ia merasa tidak pernah mendapatkan mobil dengan keseimbangan yang ideal. Selain mengeluhkan handling yang tidak konsisten, juara dunia empat kali itu juga menyoroti kurangnya kecepatan puncak pada mobil di sisi garasinya. Bahkan, ia mengaku sempat berpikir akan lebih baik memulai balapan dari pit lane dibanding harus menjalani lomba dengan kondisi mobil seperti itu. Seusai balapan, Verstappen mengatakan dirinya hanya ingin pulang dan melupakan Formula 1 untuk sementara waktu setelah menjalani akhir pekan yang begitu mengecewakan.

Di sisi lain garasi Red Bull, Isack Hadjar memang berhasil membawa pulang posisi kelima, tetapi hasil tersebut tetap meninggalkan rasa kecewa. Pembalap Prancis itu mengawali lomba dengan kecepatan yang menjanjikan dan mampu mengikuti ritme Verstappen pada fase awal balapan. Akan tetapi, performa mobilnya kemudian menurun drastis, bahkan setelah menggunakan ban keras baru usai pit stop. Hadjar mengaku mobil kehilangan banyak grip sehingga sulit mempertahankan kecepatan dibanding para rival.

Menurut Hadjar, perubahan pengaturan pada sayap depan akhirnya mampu mengembalikan performa mobil dan membuat catatan waktunya jauh lebih kompetitif. Sayangnya, perbaikan tersebut datang terlambat karena beberapa lap sebelumnya telah membuatnya kehilangan banyak posisi. Ia menilai waktu yang terbuang selama fase tersebut menjadi penyebab utama dirinya gagal bersaing memperebutkan posisi yang lebih baik.

Meski demikian, Hadjar tetap melihat sisi positif dari akhir pekan di Silverstone. Ia merasa sudah jauh lebih memahami karakter paket pengembangan terbaru Red Bull dibandingkan saat tampil di Austria. Dengan pemahaman tersebut, ia optimistis tim hanya perlu menganalisis penyebab hilangnya performa di tengah balapan agar pada seri-seri berikutnya mereka mampu tampil lebih kompetitif dan kembali bersaing di barisan depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....