Hamilton Resmi Ditegur usai Investigasi Pelanggaran di GP Inggris oleh FIA
- 11 Jul 2026 10:41 WIB
- Kendari
Poin Utama
- Lewis Hamilton menerima reprimand (teguran resmi) dari FIA sebagai hukuman atas pelanggaran bendera kuning di Tikungan 9 pada lap ke-38 tanpa penalti waktu tambahan.
- Investigasi FIA menemukan bahwa indikator peringatan bendera kuning hanya muncul di layar kemudi Hamilton ketika ia hampir meninggalkan sektor tersebut, dan panel lampu peringatan tidak berada dalam jangkauan pandang langsung pembalap.
- Hamilton juga menerima penalti lima detik untuk start yang tidak sesuai prosedur namun tetap berhasil finis di posisi ketiga setelah strategi pit stop Ferrari yang dilakukan saat Safety Car tidak memberikan keuntungan.
RRI.CO.ID, Kendari - Lewis Hamilton terhindar dari hukuman berat setelah FIA menyelesaikan investigasi terhadap dugaan pelanggaran bendera kuning yang dilakukannya pada Formula 1 Grand Prix Inggris di Silverstone. Steward memutuskan pembalap Ferrari itu hanya menerima sanksi berupa teguran resmi atau reprimand, tanpa tambahan penalti waktu yang dapat mengubah hasil finisnya. Teguran tersebut menjadi yang pertama diterima Hamilton sepanjang musim 2026.

Akhir pekan Hamilton di Silverstone memang dipenuhi berbagai insiden. Sebelumnya, ia sudah harus menjalani penalti lima detik akibat melakukan start yang tidak sesuai prosedur. Hukuman tersebut dijalankan saat pit stop pertama, namun pembalap Inggris itu masih mampu mempertahankan peluang meraih podium dan akhirnya finis di posisi ketiga.

Hamilton sebenarnya berpeluang mengamankan posisi kedua. Akan tetapi, strategi Ferrari yang memanggilkannya masuk pit ketika Safety Car keluar menjelang akhir lomba justru membuat George Russell mengambil alih posisi tersebut. Pembalap Mercedes itu memilih tetap berada di lintasan sehingga memperoleh keuntungan posisi hingga garis finis.

Usai balapan, Hamilton kembali harus berurusan dengan steward setelah diduga tidak mematuhi aturan saat melintasi zona bendera kuning. Ia sendiri mengaku tidak menyadari adanya peringatan tersebut dan bahkan sempat berkelakar bahwa nasib buruk terus menghampirinya setelah sebelumnya menerima penalti false start.

Hasil penyelidikan menunjukkan Hamilton memang tidak mengurangi kecepatan ketika berada di area bendera kuning tunggal di Tikungan 9 pada lap ke-38. Namun FIA menilai terdapat sejumlah kondisi yang membuat pelanggaran tersebut tidak layak dijatuhi hukuman lebih berat. Berdasarkan bukti telemetri dan rekaman video, indikator bendera kuning baru muncul di layar kemudi ketika Hamilton hampir meninggalkan sektor tersebut, sementara panel lampu peringatan juga tidak berada dalam jangkauan pandang langsung pembalap Ferrari itu.

Steward turut mempertimbangkan fakta bahwa Hamilton sedang bertarung ketat dengan Max Verstappen sehingga fokus utamanya masih tertuju ke kaca spion untuk mengantisipasi serangan balik. Meski begitu, FIA tetap menyimpulkan bahwa Hamilton tidak melakukan pengurangan kecepatan secara jelas setelah menerima peringatan di layar kemudinya, sehingga tetap dinyatakan melanggar regulasi dan dikenai sanksi reprimand.

Setelah balapan usai, Hamilton juga menyoroti strategi tim yang memilih melakukan pit stop saat Safety Car. Menurutnya, keputusan tersebut diambil berdasarkan informasi terbaik yang dimiliki Ferrari saat itu, meskipun pada akhirnya tidak memberikan keuntungan karena lomba berakhir di belakang Safety Car. Ia juga mengakui performanya sepanjang akhir pekan tidak sebaik saat latihan bebas, dengan keseimbangan bagian depan mobil yang semakin memburuk akibat pengaturan sayap depan yang dinilai terlalu konservatif. Meski demikian, Hamilton tetap memberikan pujian kepada Charles Leclerc yang berhasil mempersembahkan kemenangan bagi Ferrari melalui penampilan yang dinilainya nyaris tanpa cela.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....