Smedley: Eks Ferrari Kini Menaruh Harapan Besar kepada Hamilton F1
- 24 Jun 2026 09:42 WIB
- Kendari
Poin Utama
- F1
- F1 2026
- F1 Scuderia Ferrari
- F1 Ferrari
- Lewis Hamilton
RRI.CO.ID, Kendari - Mantan insinyur Ferrari, Rob Smedley, menilai kebangkitan Lewis Hamilton bersama Scuderia bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Setelah melalui musim debut yang mengecewakan pada 2025 tanpa satu pun podium, Lewis Hamilton kini justru menjadi salah satu kekuatan utama Ferrari dan mulai mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen tim di Maranello.

Perubahan performa pembalap Inggris itu terlihat jelas sejak awal musim 2026. Berbekal adaptasi yang lebih matang, hasil kerja keras selama jeda musim, serta karakter mobil generasi terbaru yang lebih sesuai dengan gaya membalapnya, Lewis Hamilton mampu bangkit dengan mencatat dua podium beruntun di Kanada dan Monako sebelum akhirnya meraih kemenangan perdana bersama Ferrari pada GP Spanyol. Strategi tiga pit stop yang diterapkan Ferrari di Barcelona terbukti menjadi keputusan tepat dan mengantarkan juara dunia tujuh kali tersebut kembali ke puncak podium.

Dalam podcast High Performance Racing, Rob Smedley mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut disambut sangat antusias oleh orang-orang yang masih bekerja di Ferrari. Berdasarkan komunikasi yang masih ia jalin dengan banyak mantan koleganya, hampir seluruh anggota tim memberikan apresiasi besar kepada Lewis Hamilton dan menilai kehadirannya membawa energi baru bagi Scuderia.

Menurut Rob Smedley, situasi yang sedang dialami Lewis Hamilton memiliki kemiripan dengan perjalanan Michael Schumacher saat pertama kali membangun kejayaan Ferrari pada awal dekade 2000-an. Ia meyakini apabila Lewis Hamilton mampu terus meningkatkan performa, mengembangkan mobil bersama tim, dan membawa Ferrari kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia, maka posisinya akan menjadi sangat istimewa di mata seluruh keluarga besar Ferrari, sebagaimana yang pernah dialami Michael Schumacher.

Rob Smedley juga menepis anggapan bahwa keberhasilan Lewis Hamilton hanya ditentukan oleh bakat semata. Ia menegaskan bahwa pembalap-pembalap terbaik seperti Lewis Hamilton, Michael Schumacher, Sebastian Vettel, hingga Max Verstappen selalu memiliki etos kerja luar biasa yang sering kali tidak diketahui publik. Menurutnya, di balik citra yang ditampilkan kepada media, Lewis Hamilton merupakan sosok yang bekerja sangat keras dan tidak pernah berhenti mencari cara untuk berkembang.

Ia menjelaskan bahwa perjalanan menuju kemenangan sering kali dipenuhi kegagalan. Namun justru karena melalui proses panjang tersebut, keberhasilan akhirnya menjadi momen yang sangat emosional bagi seorang pembalap. Hal itu, menurut Rob Smedley, terlihat jelas dari ekspresi Lewis Hamilton setelah meraih kemenangan di Barcelona.

Lebih jauh, Rob Smedley percaya tren positif Lewis Hamilton belum akan berhenti dalam waktu dekat. Ia melihat Ferrari kini semakin terbangun di sekitar sosok Lewis Hamilton, sementara hubungan pembalap berusia 41 tahun itu dengan seluruh personel tim juga semakin solid. Bahkan berdasarkan informasi yang diperolehnya dari media Italia maupun mantan kolega di Maranello, Lewis Hamilton kini mendapat kepercayaan dan penghormatan yang sangat besar dari seluruh anggota Ferrari.

Meski Charles Leclerc diperkirakan akan kembali menemukan performa terbaiknya seiring berjalannya musim, Rob Smedley tetap menilai Lewis Hamilton memiliki peluang lebih besar untuk mengakhiri musim sebagai pembalap Ferrari dengan performa paling konsisten. Menurutnya, keseimbangan persaingan di internal tim memang akan semakin ketat, tetapi momentum yang saat ini dimiliki Hamilton berpotensi membuatnya tetap berada selangkah di depan rekan setimnya hingga akhir musim 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....