Wolff Sebut Hamilton Masih Ancaman Nyata untuk Gelar Juara Dunia F1 2026
- 23 Jun 2026 14:52 WIB
- Kendari
Poin Utama
- F1
- F1 2026
- F1 GP Barcelona
- F1 Ferrari
- F1 Scuderia Ferrari
- Scuderia Ferrari
- Ferrari
- Lewis Hamilton
- Toto Wolff
RRI.CO.ID, Kendari - Kepala Tim Mercedes Toto Wolff menilai Lewis Hamilton masih menjadi salah satu kandidat serius dalam perebutan gelar juara dunia F1 musim 2026, meski kini membela Ferrari. Pernyataan itu disampaikan setelah Lewis Hamilton mengakhiri dominasi Mercedes dengan merebut kemenangan perdananya bersama Scuderia Ferrari pada Grand Prix Barcelona-Catalunya. Menurut Toto Wolff, selisih poin di klasemen masih sangat mungkin dikejar sehingga peluang juara dunia kedelapan bagi mantan pembalapnya tersebut tetap terbuka lebar.

Keberhasilan Lewis Hamilton di Barcelona menjadi momen penting dalam musim ini. Pembalap asal Inggris tersebut memanfaatkan strategi tiga kali pit stop yang dirancang Ferrari dengan sangat efektif. Keputusan itu terbukti lebih menguntungkan dibandingkan strategi dua pit stop yang digunakan Mercedes untuk George Russell dan Kimi Antonelli. Situasi semakin berpihak kepada Ferrari ketika Virtual Safety Car muncul pada waktu yang tepat, memungkinkan Lewis Hamilton melakukan pit stop terakhir tanpa kehilangan banyak waktu dan kembali ke lintasan sebagai pemimpin balapan hingga akhirnya menyentuh garis finish sebagai pemenang.

Di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami Kimi Antonelli. Pembalap muda Mercedes itu mengalami kerusakan mekanis beberapa lap menjelang finish sehingga gagal menyelesaikan balapan. Insiden tersebut membuat keunggulannya di klasemen pembalap terpangkas menjadi 41 poin atas Lewis Hamilton yang kini menempati posisi kedua. Toto Wolff menilai jarak tersebut sama sekali belum aman mengingat musim masih berada pada tahap awal dan satu kali gagal finish dapat mengubah peta persaingan secara signifikan.

Bos Mercedes itu mengaku sangat memahami kemampuan Lewis Hamilton setelah bekerja bersama selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, Lewis Hamilton merupakan tipe pembalap yang sangat berbahaya ketika mulai menemukan momentum kemenangan. Toto Wolff bahkan mengatakan dirinya lebih memilih tidak harus berhadapan langsung dengan Lewis Hamilton dalam perebutan gelar karena sudah berkali-kali menyaksikan bagaimana pembalap berusia 41 tahun itu mampu membangun rangkaian kemenangan yang sulit dihentikan begitu kepercayaan dirinya kembali tumbuh.

Toto Wolff juga menekankan bahwa Mercedes harus belajar dari kegagalan mereka di Barcelona. Ia mengingatkan timnya untuk mengurangi kesalahan, meningkatkan keandalan mesin serta terus mengembangkan performa mobil agar tetap mampu bersaing sepanjang musim. Menurutnya, konsistensi menjadi faktor yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar memiliki mobil tercepat dalam satu balapan.

Performa Lewis Hamilton musim ini memang menunjukkan perubahan yang sangat mencolok dibandingkan musim debutnya bersama Ferrari pada 2025. Setelah gagal meraih satu pun podium sepanjang musim lalu, kini ia berhasil mencatatkan tiga podium secara beruntun, termasuk kemenangan di Barcelona. Peningkatan tersebut diyakini merupakan hasil dari kerja keras Lewis Hamilton selama jeda musim dingin, termasuk keterlibatannya dalam pengembangan mobil SF-26 serta kerja sama yang semakin solid dengan race engineer barunya, Carlo Santi.

Selain faktor teknis, Toto Wolff menilai perubahan regulasi F1 musim 2026 juga memberikan keuntungan bagi Lewis Hamilton. Karakter mobil generasi terbaru dianggap lebih sesuai dengan gaya membalapnya dibandingkan mobil era ground effect yang dikenal sulit dikendalikan akibat efek bouncing dan suspensi yang sangat kaku. Menurut Toto Wolff, mobil baru memungkinkan Lewis Hamilton kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam memanfaatkan keseimbangan aerodinamika dan dinamika kendaraan.

Tak hanya itu, Toto Wolff juga menilai kondisi kehidupan pribadi Hamilton ikut memberikan pengaruh positif terhadap performanya di lintasan. Ia melihat mantan anak didiknya kini tampil lebih tenang, lebih bahagia, dan menikmati setiap akhir pekan balapan.

Bahkan, Toto Wolff sempat berseloroh bahwa hubungan Lewis Hamilton dengan Kim Kardashian mungkin turut memberikan dampak positif. Meski disampaikan dengan nada bercanda, ia percaya keseimbangan antara kehidupan pribadi, kondisi emosional, dan karier profesional merupakan kombinasi penting yang dapat membantu seorang atlet tampil maksimal. Menurutnya, ketika seluruh aspek tersebut berjalan harmonis, peluang untuk terus meraih kemenangan akan semakin besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....