Sainz Desak Williams Evaluasi Besar setelah Terpuruk di Barcelona
- 23 Jun 2026 14:50 WIB
- Kendari
Poin Utama
- F1
- F1 2026
- F1 Williams
- F1 GP Barcelona
- Carlos Sainz Jr
- Alex Albon
RRI.CO.ID, Kendari - Carlos Sainz Jr.meminta Williams melakukan evaluasi besar-besaran terhadap arah pengembangan mobil setelah tim mengalami salah satu akhir pekan paling sulit musim ini pada Grand Prix Barcelona-Catalunya. Hasil balapan di kandang sendiri membuat pembalap asal Spanyol tersebut semakin yakin bahwa performa FW48 masih belum mampu bersaing, khususnya di sirkuit yang mengandalkan efisiensi aerodinamika dan kecepatan menikung.
Sebelum memasuki seri Spanyol, Williams sebenarnya datang dengan modal positif setelah mampu mengumpulkan poin secara beruntun di Miami, Kanada, dan Monako. Kendati demikian, karakteristik lintasan Barcelona yang dipenuhi tikungan berkecepatan menengah hingga tinggi memang sejak awal diprediksi akan mengekspos kelemahan utama mobil mereka. Sejumlah pembaruan memang telah dipasang, tetapi tambahan performa tersebut belum cukup untuk mengatasi persoalan downforce maupun bobot mobil yang masih lebih berat dibandingkan para rival.
| Baca juga: Antonelli: Tes Bahrain Tak Sepenuhnya Mulus |
Harapan untuk tampil kompetitif pun tidak terwujud. Carlos Sainz Jr. hanya mampu memulai balapan dari posisi ke-16 (P16) dan meski sempat memperoleh beberapa posisi pada lap pertama berkat start yang baik serta memanfaatkan beberapa insiden yang terjadi di depan, ia akhirnya hanya mampu menyelesaikan lomba di urutan ke-12 (P12). Hasil tersebut terasa semakin mengecewakan karena dirinya bahkan harus dua kali disalip oleh para pemimpin lomba akibat perbedaan kecepatan yang cukup besar.
Menurut Carlos Sainz Jr., data yang diperoleh sepanjang akhir pekan menunjukkan Williams masih mengalami defisit performa yang signifikan, terutama saat melintasi tikungan dengan kecepatan menengah dan tinggi. Ia menilai persoalan bobot mobil memang berpengaruh, tetapi keterbatasan downforce justru menjadi faktor terbesar yang menghambat daya saing tim. Temuan tersebut semakin menegaskan bahwa arah pengembangan mobil masih belum mencapai sasaran yang diharapkan.

Atas dasar itu, Carlos Sainz Jr. menilai Williams perlu kembali menyusun strategi pengembangan sejak awal. Ia menegaskan bahwa tim tidak cukup hanya mengandalkan paket pembaruan yang sudah direncanakan, melainkan harus bekerja lebih agresif untuk menemukan tambahan performa jika ingin kembali bersaing di papan tengah.
Di sisi lain, Alex Albon menjalani balapan yang jauh lebih berat. Setelah hanya mampu lolos di posisi ke-18 pada sesi kualifikasi, masalah teknis berupa dudukan kamera yang longgar membuat balapannya berantakan. Setelah menjalani pit stop yang panjang, Albon kembali ke lintasan lebih banyak untuk mengumpulkan data pengujian daripada mengejar hasil, sebelum akhirnya tidak masuk klasifikasi resmi karena tertinggal hingga 11 lap dari pemenang.
Meski Williams telah menyiapkan paket pengembangan lanjutan, termasuk komponen untuk memangkas bobot mobil, Carlos Sainz mengingatkan bahwa waktu tidak berpihak kepada tim. Menurutnya, setiap pekan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menemukan tambahan downforce dan mengurangi berat mobil, sebab selisih performa yang terlihat di Barcelona masih terlalu besar. Ia menyebut Williams tertinggal sekitar 1,6 hingga 1,9 detik dari mobil tercepat, sementara jarak dengan tim papan tengah terbaik masih mencapai enam hingga tujuh persepuluh detik per putaran. Angka tersebut menjadi tolok ukur yang harus segera diperkecil apabila Williams ingin kembali konsisten bersaing memperebutkan poin pada sisa musim F1 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....