Dijatuhi Penalti usai Disidang Steward FIA Resmi pada GP Miami 2026

  • 12 Mei 2026 06:58 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Nasib kurang beruntung dialami pebalap Ferrari, Charles Leclerc, setelah hasil finishnya di F1 GP Miami 2026 harus berubah akibat hukuman penalti pasca-balapan dari steward FIA. Pembalap asal Monako itu dijatuhi tambahan waktu 20 detik usai dianggap melakukan pelanggaran dengan beberapa kali keluar lintasan pada lap terakhir balapan.


Permasalahan bermula ketika Charles Leclerc kehilangan kendali mobilnya di Tikungan 3 pada lap penutup dan sempat menghantam dinding pembatas. Walaupun mobil Ferrari SF-26 miliknya mengalami kerusakan, ia tetap melanjutkan balapan hingga garis finish.


Namun dalam prosesnya, Charles Leclerc tercatat memotong beberapa chicane dan keluar lintasan berkali-kali. Selain itu, dirinya juga sempat bersenggolan dengan George Russell di tikungan terakhir, sehingga steward membuka tiga investigasi berbeda terhadap pebalap Ferrari tersebut.


Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap data mobil, radio tim, dan tayangan video, steward menyimpulkan bahwa Charles Leclerc memperoleh keuntungan dengan keluar lintasan. Mereka menilai alasan kerusakan mobil tidak cukup untuk membenarkan tindakan tersebut.


Karena hukuman drive-through tidak mungkin dijalankan setelah balapan selesai, FIA kemudian mengubahnya menjadi penalti tambahan 20 detik pada catatan waktunya. Keputusan tersebut membuat Charles Leclerc melorot ke posisi kedelapan (P8) dalam klasemen hasil akhir GP Miami.


Walaupun demikian, steward tidak memberikan sanksi tambahan terkait dugaan mengendarai mobil dalam kondisi berbahaya. Mereka menyatakan tidak ada bukti jelas yang menunjukkan mobil Charles Leclerc mengalami kerusakan mekanis serius yang membahayakan.


Adapun insiden kontak dengan George Russell di Tikungan 17 dianggap hanya sebagai kontak kecil dalam duel balapan biasa. Kedua pembalap juga sepakat bahwa kejadian tersebut bukan sesuatu yang perlu mendapat hukuman lebih lanjut, sehingga steward memutuskan untuk tidak mengambil tindakan tambahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....