Mekies Tegaskan Red Bull Siap Cari Talenta Baru usai GP Pergi di McLaren

  • 11 Mei 2026 12:51 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • F1
  • F1 2026
  • F1 Red Bull
  • Laurent Mekies
  • Gianpiero Lambiase

RRI.CO.ID, Kendari - Laurent Mekies memberikan gambaran mengenai kebijakan rekrutmen Red Bull setelah muncul kabar bahwa race engineer lama Max Verstappen, Gianpiero “GP” Lambiase, akan meninggalkan tim dan bergabung dengan McLaren dalam beberapa tahun mendatang. Kepindahan GP menjadi kehilangan besar terbaru bagi Red Bull, mengingat sosok tersebut selama ini menjadi figur penting di balik komunikasi Max Verstappen di lintasan dan salah satu bagian vital dari kesuksesan tim dalam era dominasi mereka di Formula 1.

36.51%





GP dikabarkan akan resmi bergabung dengan McLaren paling lambat pada musim 2028 setelah kontraknya bersama Red Bull berakhir di penghujung 2027. Di tim juara dunia bertahan tersebut, ia akan menempati posisi sebagai Chief Racing Officer dan membantu Andrea Stella dalam mengelola operasional tim di lintasan balap.

29.57%





Kepergian GP semakin memperpanjang daftar nama besar yang meninggalkan Red Bull dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Rob Marshall dan Will Courtenay juga hengkang ke McLaren, sementara Jonathan Wheatley memilih bergabung dengan proyek Audi. Kehilangan terbesar tentu datang dari Adrian Newey, desainer legendaris yang memutuskan pindah ke Aston Martin setelah menjadi arsitek utama kesuksesan Red Bull selama bertahun-tahun.

null%





Meski begitu, Laurent Mekies menegaskan bahwa kehilangan talenta bukanlah sesuatu yang sepenuhnya negatif dalam dunia F1 yang sangat kompetitif dan bergerak cepat. Menurutnya, perpindahan personel antar tim merupakan hal yang normal, terlebih ketika sebuah tim memiliki banyak individu berkualitas tinggi yang diminati rival-rival mereka.

30.04%





Laurent Mekies menjelaskan bahwa Red Bull sebenarnya cukup bangga karena banyak orang penting dari tim mereka terus menjadi incaran kompetitor. Ia mengakui bahwa menjaga talenta terbaik memang menjadi tantangan besar selama tiga hingga empat tahun terakhir, sehingga Red Bull kini menjadikan proses mempertahankan, mengembangkan, dan menarik sumber daya manusia terbaik sebagai prioritas utama dalam struktur tim mereka.

32.86%





30.46%





Pria asal Prancis tersebut juga menegaskan keyakinannya bahwa Red Bull masih memiliki kualitas personel terbaik di hampir setiap departemen. Ia menyebut nama Ben Waterhouse yang memimpin pengembangan power unit serta Pierre Wache yang menangani sisi sasis sebagai contoh penting dalam struktur baru tim. Menurut Laurent Mekies, di bawah kepemimpinan mereka masih terdapat banyak individu bertalenta yang terus berkembang di internal Red Bull.







Karena itu, Red Bull lebih memilih untuk mempromosikan staf dari dalam tim apabila memungkinkan. Laurent Mekies mengatakan bahwa mereka telah berhasil menciptakan dan membentuk banyak talenta baru dalam beberapa tahun terakhir, sesuatu yang dianggap sebagai salah satu kekuatan utama organisasi tersebut. Ia menilai proses pengembangan internal sangat penting untuk menjaga identitas dan kesinambungan performa tim dalam jangka panjang.







Walaupun demikian, Laurent Mekies juga menegaskan bahwa Red Bull tidak akan ragu mencari tenaga baru dari luar jika memang dibutuhkan. Ia menyatakan bahwa apabila tim memerlukan keahlian atau pengalaman tertentu yang tidak tersedia di internal, maka mereka siap merekrut personel dari tim rival demi memperkuat organisasi.

30.46%





Ia kemudian mencontohkan restrukturisasi terbaru di Red Bull yang memadukan promosi internal dan perekrutan eksternal. Ben Waterhouse mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar dalam proyek mesin Red Bull Ford Powertrains, sementara Andrea Landi akan segera bergabung dari Racing Bulls untuk memperkuat struktur teknis tim.







Menurut Laurent Mekies, filosofi utama Red Bull adalah memberikan kesempatan terbaik kepada talenta internal terlebih dahulu. Namun di saat yang sama, mereka juga terbuka mendatangkan sosok-sosok baru dari luar demi menyuntikkan pengalaman dan perspektif berbeda ke dalam organisasi.

30.46%





Meski musim 2026 belum berjalan sesuai harapan bagi Red Bull, terutama setelah mereka kesulitan bersaing di awal era regulasi baru, tim asal Milton Keynes tersebut tetap dipandang sebagai salah satu dari empat kekuatan besar F1 bersama Mercedes, Ferrari, dan McLaren. Status itu membuat Red Bull masih menjadi salah satu tujuan paling menarik bagi para insinyur dan staf teknis di paddock F1.

33.56%





Saat ini Red Bull berada di posisi keempat klasemen konstruktor setelah empat seri berlangsung, tertinggal dari Mercedes, Ferrari, dan McLaren. Namun dengan perubahan internal yang terus dilakukan serta fokus besar pada pengembangan talenta, Red Bull berharap dapat kembali menjadi penantang utama dalam perebutan gelar dunia beberapa musim mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....