Mueller dan Schmitz Ukir Sejarah F1 di Sirkuit Australia

  • 02 Mar 2026 13:59 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Ajang Australian Grand Prix tahun ini akan mencatat momen bersejarah. Untuk pertama kalinya, sebuah tikungan sirkuit Formula 1 akan menggunakan nama dua perempuan yang berperan penting di balik layar kompetisi tertinggi balap mobil tersebut. Tikungan 6 akan didedikasikan bagi Laura Mueller dan Hannah Schmitz sebagai bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional. Langkah ini melanjutkan tradisi sejumlah sirkuit yang menghormati figur berpengaruh dalam dunia motorsport melalui penamaan sudut lintasan.


Laura Mueller saat ini menjabat sebagai race engineer Esteban Ocon di Haas dan mencetak sejarah pada 2025 sebagai perempuan pertama yang memegang posisi tersebut secara penuh waktu di F1. Perjalanannya dinilai impresif oleh Ocon, yang memuji profesionalisme dan kualitas kerjanya.


Di sisi lain, Hannah Schmitz merupakan arsitek strategi di Red Bull yang telah lama menjadi sosok kunci di pit wall. Perannya dalam menentukan keputusan taktis pada musim 2022 dan 2023 berkontribusi besar terhadap keberhasilan tim meraih kemenangan serta podium penting.


Penghargaan ini merupakan bagian dari program “In Her Corner”, hasil kerja sama antara Engineers Australia dan Australian Grand Prix Corporation. Program tersebut dirancang untuk mendorong partisipasi perempuan dalam dunia teknik dengan menghadirkan figur nyata sebagai inspirasi.


Laura Mueller menyebut pengakuan ini sebagai kehormatan besar, terlebih datang di awal karier F1-nya. Ia berharap visibilitas tersebut dapat menumbuhkan keyakinan bagi generasi muda perempuan bahwa karier di bidang teknik dan STEM adalah sesuatu yang dapat mereka raih.


Hannah Schmitz pun berbagi refleksi tentang kecintaannya terhadap dunia teknik sejak masa sekolah. Ia mengingat dukungan para guru yang membimbingnya hingga akhirnya terlibat langsung dalam persaingan gelar juara dunia bersama Red Bull. Baginya, momen berdiri di podium dan menyaksikan kekompakan tim dalam situasi krusial menjadi pengalaman yang tak ternilai.


Menurut Katherine Richards dari Engineers Australia, penamaan tikungan ini bukan sekadar simbolis, melainkan pengakuan atas kontribusi nyata dua insinyur yang membentuk wajah modern Formula 1. Inisiatif ini diharapkan mampu memperluas persepsi tentang siapa saja yang dapat berkarier dan memimpin di industri teknik global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....