De la Rosa Akui Aston Martin Belum Ideal untuk F1 Musim 2026

  • 02 Mar 2026 09:40 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Aston Martin menghadapi fase pramusim yang tidak mulus menjelang musim 2026 Formula 1. Pedro de la Rosa secara terbuka mengakui bahwa tim belum mencapai level kesiapan yang mereka targetkan, setelah serangkaian gangguan teknis membatasi produktivitas mereka di lintasan. Peluncuran AMR26 yang ditenagai Honda terjadi relatif terlambat saat shakedown di Barcelona. Sejak itu, program pengujian di Bahrain diwarnai problem reliabilitas yang memengaruhi konsistensi running mobil. Dampaknya terasa langsung: jarak tempuh terbatas dan pengumpulan data tak maksimal.


Insiden paling mencolok terjadi ketika Fernando Alonso terpaksa menghentikan mobilnya pada sesi sore hari di Sakhir. Investigasi internal mengarah pada masalah sistem baterai, sehingga Honda melakukan simulasi tambahan di fasilitas Sakura untuk memahami akar persoalan. Akibatnya, jadwal pengujian hari berikutnya harus disesuaikan drastis. Run panjang ditiadakan. Tim hanya melakukan stint pendek dengan jeda waktu cukup panjang antar sesi untuk analisis data secara detail. Selain isu teknis, keterbatasan komponen juga menjadi faktor pembatas.


Secara statistik, Aston Martin mencatat jumlah lap paling sedikit dibanding rival selama tes pramusim. Namun De la Rosa menegaskan bahwa kualitas data tetap memberi arah pengembangan yang jelas. Tantangan musim ini semakin kompleks karena regulasi teknis baru. Integrasi unit daya Honda, transmisi baru, dan konfigurasi suspensi belakang berbeda menuntut proses adaptasi menyeluruh. Meski belum optimal, tim mengklaim telah mengidentifikasi area performa yang perlu ditingkatkan.


Realitasnya, Aston Martin kemungkinan akan memulai musim dari posisi kurang menguntungkan. Namun internal tim tetap solid. Dengan dukungan Honda, infrastruktur modern, dan tenaga kerja yang dikerahkan penuh, mereka bertekad mengejar ketertinggalan. Musim 2026 masih panjang. Bagi Aston Martin, pekerjaan rumah memang besar — tetapi arah pengembangan sudah terlihat, dan misi untuk kembali kompetitif tetap menjadi fokus utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....