Russell Geram Melihat Aksi Potong Lintasan Meksiko

  • 01 Nov 2025 10:39 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari : George Russell melontarkan kritik tajam usai merasa dirugikan akibat insiden di lap pembuka Formula 1 Grand Prix Meksiko, yang membuatnya kehilangan beberapa posisi. Pembalap Mercedes itu menyindir situasi awal balapan yang menurutnya menyerupai “balapan mesin pemotong rumput” karena banyaknya pembalap yang memotong jalur tikungan tanpa konsekuensi berarti.Saat start di Autódromo Hermanos Rodríguez, Lando Norris yang memulai dari posisi terdepan langsung mendapat tekanan dari Lewis Hamilton, Charles Leclerc, dan Max Verstappen. Keempatnya bersaing ketat di zona pengereman menuju Tikungan 1. Charles Leclerc dan Max Verstappen akhirnya melebar hingga memotong Tikungan 2, namun tetap berhasil mengamankan posisi terdepan — Max Verstappen di urutan ketiga, Charles Leclerc di depan.Lewis Hamilton sempat menyalip Max Verstappen di Tikungan 5 dan menduduki P3, namun gagal menembus posisi Charles Leclerc. Sementara itu, George Russell yang memulai dari urutan kelima memilih jalur aman di sisi dalam tikungan pertama, tapi melihat beberapa rivalnya keluar lintasan dan kembali ke depan dirinya — momen yang membuatnya kesal.“Saya tidak paham bagaimana tiga pembalap bisa memotong tikungan pertama tapi tetap mempertahankan posisi mereka,” ujar Russell kepada Sky Sports F1.

“Rasanya seperti mereka mengambil risiko penuh, tapi tetap dapat kartu bebas jika melakukan kesalahan.” Russell kemudian menyoroti inkonsistensi pengambilan keputusan steward terkait batas lintasan.

“Ya, hal itu membuat saya tidak nyaman. Kalau saja ada gravel atau kerikil di sana, pasti tidak ada yang berani mengambil jalur itu,” katanya.Pembalap Inggris itu menambahkan, kejadian serupa sudah sering terjadi di Meksiko. “Setiap tahun hal ini terjadi. Tahun lalu Carlos (Sainz), sebelumnya Charles, bahkan Lewis 10 tahun lalu. Sejujurnya, ini lebih mirip balapan mesin pemotong rumput. Sesuatu perlu diubah,” tegasnya.George Russell juga menjelaskan lebih lanjut soal insiden tersebut, menuding Charles Leclerc dan Max Verstappen tidak berusaha tetap di lintasan.

“Leclerc sama sekali tidak berupaya menjaga mobilnya di jalur. Verstappen mengambil risiko besar, melakukan kesalahan, tapi tetap lanjut. Ironisnya, yang bermain bersih justru paling dirugikan,” keluhnya.Drama berlanjut di lap keenam ketika Max Verstappen menyerang Lewis Hamilton di Tikungan 1. Ferrari yang dikendarai Charles Leclerc terdorong ke luar lintasan, lalu memotong Tikungan 3 untuk bergabung kembali di depan. Meski Max Verstappen berhasil menyalip, Virtual Safety Car sempat muncul untuk mengevakuasi mobil Williams milik Carlos Sainz Jr.Lewis Hamilton sempat membalas, namun duel sengit tersebut membuat George Russell kehilangan momentum. Max Verstappen lolos tanpa penalti, sementara Lewis Hamilton justru diganjar penalti 10 detik karena dinilai memaksa lawannya keluar jalur. Akibatnya, Lewis Hamilton turun ke posisi kedelapan, sedangkan Russell hanya mampu finish ketujuh (P7), di belakang rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli.“Ketika Max dan Lewis bertarung, Lewis dapat penalti yang pantas, tapi Max keluar lintasan dan kembali di momen yang salah — tepat di depan saya. Saya kehilangan tiga posisi karenanya. Cukup membuat frustrasi,ujar Russell. “Kalau saja saya keluar Tikungan 1 di posisi ketiga, kami pasti bisa finis ketiga juga. Itu cerita musim ini.”Tiga pembalap di Tikungan 1 — Lando Norris, Charles Leclerc, dan Max Verstappen — akhirnya menutup balapan dengan naik podium, sementara George Russell harus puas melihat peluangnya hilang sejak awal balapan yang penuh kontroversi itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....