Dari Sprint Mengecewakan, Hulkenberg Akhiri Balapan Dengan P8
- 23 Okt 2025 09:09 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari : Nico Hulkenberg menyebut hasil gemilang Sauber pada akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat sebagai sesuatu yang di luar dugaan.
Ia menjadi sorotan sejak sesi Sprint Qualifying setelah mampu membawa mobil Sauber-nya menembus posisi keempat (P4) — hasil terbaik tim dalam beberapa seri terakhir.
Namun, harapannya sirna usai insiden di tikungan pertama dengan Oscar Piastri yang membuatnya gagal menambah poin.
Meski kualifikasi utama tidak sebaik itu, Nico Hulkenberg mampu menebusnya pada balapan hari Minggu (20/10) dengan finish di posisi kedelapan (P8), menandai akhir pekan yang cukup positif bagi pembalap asal Jerman tersebut.
“Sabtu benar-benar berat, terutama setelah tabrakan di tikungan pertama,” ujarnya. “Kami kecewa, tapi saya tahu kami harus bangkit. Dan hari ini kami melakukannya.”
Menurut Nico Hulkenberg, kecepatan mobil Sauber sepanjang balapan cukup kompetitif. Ia mengakui sedikit diuntungkan dengan insiden antara Carlos Sainz Jr dan Kimi Antonelli, namun menilai bahwa performa tim memang solid sejak awal. “Kami punya kecepatan balap yang bagus dan menjalankan strategi tanpa kesalahan, jadi saya cukup puas dengan hasilnya,” katanya.
Saat ditanya mengenai rasa percaya dirinya setelah akhir pekan yang kuat, Nico Hulkenberg menilai hal itu tergantung pada kondisi setiap sirkuit. “Kami tidak menyangka bisa bersaing sebaik ini di Austin, jadi saya tidak berani memprediksi apapun untuk Meksiko. Treknya berbeda, tantangannya pun lain. Kita lihat saja nanti di hari Jumat bagaimana mobil terasa di lintasan,” ucapnya.
Sementara itu, rekan setimnya Gabriel Bortoleto harus puas finish di posisi ke-18 (P18) setelah bersenggolan dengan Alex Albon di lap pertama. “Saya sedang bertarung dengan mobil di depan, lalu bagian belakang saya tersenggol dan membuatnya berputar. Saya tidak tahu persis apa yang terjadi,” jelas pembalap asal Brasil itu.
Gabriel Bortoleto juga menilai balapan kali ini sulit untuk memberikan perlawanan. “Kalau start dari belakang, sangat susah untuk menyalip di trek seperti ini. Banyak bagian berkecepatan tinggi dan ban cepat panas. Kalau tidak punya keunggulan besar, hampir mustahil untuk menyalip,” ujarnya menutup akhir pekan Sauber di Austin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....