Wolff Soroti Penurunan Performa Mercedes di Austin
- 22 Okt 2025 09:42 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Tim Mercedes tengah melakukan evaluasi besar-besaran setelah gagal tampil maksimal di Grand Prix Amerika Serikat. Prinsipal tim, Toto Wolff, menegaskan bahwa performa di Austin harus segera diperbaiki menjelang seri berikutnya di Meksiko.
Hasil akhir di Circuit of The Americas jauh dari ekspektasi. Meski Kimi Antonelli dan George Russell sempat tampil solid di Sprint Race, keduanya tak mampu mempertahankan momentum di balapan utama. George Russell, yang start dari posisi keempat (P4), kehilangan posisi setelah terjepit antara Oscar Piastri dan Lewis Hamilton di tikungan pertama, dan akhirnya finish di urutan keenam (P6). Kimi Antonelli, yang sempat berputar akibat insiden dengan Carlos Sainz Jr, hanya mampu mengakhiri lomba di posisi ke-13.
Menurut Wolff, tim sudah bekerja keras di pabrikan Mercedes di Brixworth dan Brackley, tetapi hasil di lintasan belum menunjukkan potensi sebenarnya.“Upaya tim sangat besar, namun kami belum bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Perbedaan kecepatan antar pembalap teratas sangat tipis, dan sulit menyalip karena manajemen suhu ban sangat rumit,” ujar Wolff.
Ia menilai bahwa Mercedes sejatinya memiliki kecepatan yang cukup untuk meraih podium, tetapi kehilangan posisi sejak awal membuat peluang itu menguap.“George kehilangan dua posisi di start, Kimi tersenggol dan terpaksa mengejar dari belakang. Kami punya pace yang cukup kuat, tapi begitu berada di belakang, menyalip menjadi hampir mustahil,” tambahnya.
Kimi Antonelli sebenarnya menunjukkan potensi sepanjang akhir pekan, namun insiden dengan Carlos Sainz Jr membuatnya harus keluar lintasan dan terjebak di posisi terakhir. Ia gagal bangkit dan tak bisa menambah poin untuk tim. Dampaknya, jarak poin Mercedes dengan Ferrari di klasemen konstruktor kini menyempit menjadi tujuh poin. Menatap GP Meksiko yang berlangsung akhir pekan depan, Toto Wolff berharap tim bisa kembali tampil seperti saat di Singapura.
“Kami harus bangkit di Meksiko. Ferrari dan Red Bull sudah memperpendek jarak, jadi kami perlu hasil lebih kuat agar tetap bersaing di klasemen konstruktor,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....