Mekies Sebut Verstappen Sedang Ukir Sejarah Besar F1
- 21 Okt 2025 10:34 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Bos Red Bull, Laurent Mekies, melontarkan pujian tinggi kepada Max Verstappen setelah kemenangan dominannya di Grand Prix Amerika Serikat. Menurutnya, apa yang dilakukan pembalap Belanda itu saat ini adalah “sejarah yang sedang tercipta,” seiring usahanya mengejar gelar Juara Dunia kelima secara beruntun di Formula 1.
Akhir pekan di Austin menjadi momen gemilang bagi Max Verstappen, dimana ia berhasil menyapu bersih kemenangan di Sprint Race dan Grand Prix, sekaligus merebut Pole Position (P1) untuk keduanya. Hasil luar biasa itu memangkas jarak poinnya dengan pimpinan klasemen, Oscar Piastri, dari 63 menjadi hanya 40 poin — dengan lima seri dan dua Sprint Race tersisa musim ini.
Padahal, hanya empat balapan sebelumnya, Max Verstappen sempat tertinggal 104 poin dan mengaku sudah tidak lagi memikirkan perebutan gelar. Namun, rangkaian performa impresif dengan tiga kemenangan dari empat Grand Prix terakhir telah mengubah segalanya, mengembalikan Red Bull ke jalur persaingan.
“Saya pikir menyaksikan Max balapan itu seperti menyaksikan sejarah sedang ditulis,” ujar Mekies setelah Max Verstappen meraih kemenangan Kelimanya di Austin. “Dia selalu mengejutkan kami setiap kali turun ke lintasan — bagaimana dia mendorong batas kemampuan tim dari satu sesi ke sesi berikutnya, dan betapa peka instingnya terhadap hal-hal kecil yang kadang kami lihat, kadang tidak.”
Menurut Laurent Mekies, kerja keras Max Verstappen bukan hanya di balik kemudi, tapi juga dalam memberikan dukungan penuh terhadap tim dan proyek pengembangan mobil. “Dia benar-benar menanamkan dirinya dalam proyek ini. Ketika kami mulai kembali bersaing di posisi atas, saya yakin itu semakin memacu semangatnya,” lanjut Mekies.
Meski akhir pekan di atas kertas tampak sempurna, dominasi Red Bull sulit diukur secara pasti. Insiden yang melibatkan dua mobil McLaren di Sprint, serta pertarungan antara Lando Norris dan Charles Leclerc di balapan utama, memberi keuntungan tersendiri bagi Max Verstappen.
Max Verstappen memang unggul dalam kecepatan satu lap, meski Lando Norris sempat punya peluang realistis untuk mengalahkannya di sesi Kualifikasi dan Sprint Qualifying. Namun, dalam jarak balapan panjang, performa Red Bull masih menjadi tanda tanya sejauh mana dominasinya.
“Apakah McLaren benar-benar tertinggal jauh, atau kita akan mendapat kejutan di Meksiko? Itulah cara kami melihatnya,” jelas Mekies. “Kalau melihat catatan hasil — posisi dua, pertama, pertama, dua, lalu pertama — itu jelas luar biasa. Semua orang berhak bangga, terutama mereka yang bekerja keras di pabrik, yang mungkin tidak terlihat tapi punya kontribusi besar.”
Max Verstappen sendiri menjadi tulang punggung utama tim, menyumbang 306 dari total 331 poin Red Bull musim ini. Ia juga diuntungkan oleh fakta bahwa dua pembalap McLaren saling berebut poin di klasemen. Kini, Verstappen tampak semakin percaya diri dengan mobilnya, yang mampu ia kendarai secara maksimal. Beberapa masalah kecil yang muncul saat Sprint pun berhasil diatasi oleh tim, yang terus berupaya memastikan tidak ada hal yang terlewat dalam perburuan gelar juara kelima beruntun — sesuatu yang sempat dianggap mustahil di paruh awal musim.
“Kami tidak memisahkan antara Max, mobil, dan tim,” tegas Mekies. “Kami adalah satu kesatuan. Max bukanlah sosok yang berdiri di luar proyek, ia berada di pusatnya.”
Ia menambahkan bahwa Red Bull belum merasa benar-benar dominan, meski kini telah menutup sebagian besar kekurangan performa yang mereka alami di awal musim. “Sekarang semuanya bergantung pada detail kecil,” ujarnya. “Jangan salah, bahkan di akhir pekan seperti ini masih ada hal yang bisa kami pelajari. Ada hal-hal yang belum sepenuhnya sempurna. Fokus kami adalah menganalisis data, saling menantang satu sama lain, dan memastikan mobil kami berada dalam kondisi terbaik menjelang Grand Prix Meksiko.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....