Red Bull Abaikan Ancaman McLaren, Fokus Tim Sendiri
- 25 Sep 2025 21:53 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari : Bos Red Bull, Laurent Mekies, menegaskan bahwa pihaknya tidak terlalu memikirkan dampak kebangkitan performa tim terhadap peluang McLaren dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim 2025. Bagi Laurent Mekies, yang terpenting adalah bagaimana Red Bull mampu terus menjaga konsistensi dan menemukan peningkatan performa dari mobil RB21 mereka.
Kemenangan Max Verstappen di Grand Prix Azerbaijan menjadi yang kedua secara beruntun setelah sebelumnya berjaya di Monza. Hasil itu membuat selisih poinnya dengan pemimpin klasemen sementara, Oscar Piastri, berkurang menjadi 69 poin. Max Verstappen kini juga hanya tertinggal 44 poin dari rekan setim Oscar Piastri di McLaren, Lando Norris, yang harus puas finish ketujuh (P7) di Baku.
Bagi McLaren, balapan di Azerbaijan terasa pahit. Oscar Piastri gagal finish setelah mengalami kecelakaan, sementara Lando Norris tidak mampu tampil kompetitif. Sebaliknya, Red Bull mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah memasang upgrade lantai baru pada RB21, yang sejauh ini terbukti mampu mengubah arah performa mereka secara signifikan.
Meski begitu, Laurent Mekies menegaskan bahwa Red Bull tidak boleh terjebak dalam perhitungan soal seberapa besar gangguan mereka terhadap McLaren dalam perburuan gelar. “Jawaban singkatnya adalah kami tidak berpikir ada semacam ‘peluru ajaib’ yang berasal dari satu aspek saja,” ujar Mekies.
Menurutnya, kebangkitan performa Red Bull merupakan gabungan dari banyak detail kecil yang perlahan mulai mengeluarkan potensi tersembunyi RB21. “Tentu saja, bagian dari itu adalah lantai mobil. Sebagian lagi berasal dari beberapa perubahan yang kami lakukan. Tapi, seberapa jauh tingkat kompetitifnya di berbagai kondisi, jujur saja, kami sendiri belum tahu. Kami berharap, tapi hasil sesungguhnya akan terlihat pada balapan berikutnya.”
Lebih lanjut, Laurent Mekies menyebut peningkatan rasa percaya diri dalam tim turut berperan besar. Dengan mobil yang semakin nyaman dikendalikan, Red Bull kini lebih berani mengambil risiko di setiap akhir pekan balapan. “Kepercayaan diri meningkat, sehingga kami bisa sedikit lebih berani setiap balapan, bereksperimen lebih banyak, dan pada akhirnya menemukan tambahan waktu putaran,” jelasnya.
Namun ketika ditanya soal apakah hal ini akan memberi dampak langsung terhadap McLaren, Laurent Mekies menegaskan bahwa itu bukanlah hal yang perlu dipusingkan Red Bull. “Apakah itu memengaruhi apa yang dilakukan McLaren? Jujur, saya tidak tahu. Tapi sejujurnya, itu bukan urusan kami. Fokus kami adalah pada diri sendiri, itu yang ingin kami lihat,” katanya.
Laurent Mekies menambahkan, target Red Bull adalah memastikan mobil mereka terus berkembang di berbagai aspek. Jika itu berhasil, maka efeknya akan otomatis terasa saat berhadapan dengan McLaren, maupun tim besar lainnya seperti Mercedes dan Ferrari. “Kami ingin melihat mobil ini terus membuat kemajuan. Jika itu berhasil, maka hasilnya akan baik, baik ketika melawan McLaren, maupun ketika menghadapi Mercedes dan Ferrari,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....