Tsunoda Ungkap Dukungan untuk Verstappen Kejar Juara Dunia

  • 25 Sep 2025 08:10 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Yuki Tsunoda tampil matang di Grand Prix Azerbaijan dengan finis keenam, meski sebenarnya berpeluang naik ke posisi lima besar. Pembalap Jepang itu mengaku sengaja menahan diri untuk tidak terlalu agresif menekan Liam Lawson, demi mendukung peluang Max Verstappen dalam perebutan gelar sekaligus mencegah Lando Norris mencuri kesempatan di belakang mereka.

Yuki Tsunoda start dari posisi keenam (P6) – hasil kualifikasi terbaiknya sejak resmi menjadi pembalap Red Bull. Ia menjalani start mulus dan berhasil menjaga jarak dari Lando Norris di fase awal balapan.

Saat lap-lap berikutnya, Yuki Tsunoda terus menempel Liam Lawson yang berada di urutan lima (P5), sambil memastikan McLaren tidak punya celah menyerang. Balapan pun berakhir dengan Liam Lawson mempertahankan P5, Yuki Tsunoda P6 dengan selisih hanya setengah detik, dan Lando Norris tetap di P7.

Saya menikmati stint pertama, tapi stint kedua sangat berat, terutama dengan McLaren yang terus menekan dari belakang,” ujar Tsunoda. “Saya sadar pentingnya poin untuk Verstappen dan Red Bull. Ada banyak momen di mana saya bisa saja menyerang Lawson, tapi risikonya Norris bisa memanfaatkan situasi dan naik posisi. Itu jelas merugikan tim, jadi saya memilih aman.

Keputusan Yuki Tsunoda terbukti tepat. Max Verstappen melesat tanpa hambatan menuju kemenangan, sementara Red Bull tetap menjaga poin penting dari ancaman McLaren.Berbeda dengan kualifikasi kacau sehari sebelumnya – yang diwarnai rekor enam kali red flag – balapan Minggu berlangsung relatif bersih tanpa banyak insiden.

Yuki Tsunoda pun mengaku cukup terkejut. “Saya sebenarnya berharap tidak ada Safety Car di awal, tapi menjelang akhir justru berharap ada. Namun ternyata balapan berjalan sangat lancar, menunjukkan betapa tinggi level para pembalap F1 saat ini.

Bagi Yuki Tsunoda, finish keenam (P6) ini terasa istimewa. Sejak promosi ke tim utama Red Bull pada GP Jepang, inilah pencapaian terbaiknya. Ia menilai hasil ini menjadi modal besar untuk terus berkembang.

Hasil ini memberi saya banyak kepercayaan diri. Kami melakukan beberapa perubahan pada mobil yang sangat membantu, dan saya juga belajar dari cara Verstappen mengelola balapan. Saya coba terapkan di simulator, lalu menemukan progres yang cukup positif,” jelas Tsunoda.

Meski mengaku belum mencapai level yang diinginkan, Yuki Tsunoda optimis dengan langkah yang ia ambil. “Perubahan mobil cocok dengan gaya balap saya. Jadi saya hanya perlu terus bekerja keras dan berkembang selangkah demi selangkah,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....