Mekies: Verstappen Dominan, Tsunoda Bersinar di Baku
- 24 Sep 2025 22:12 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Laurent Mekies kembali merasakan manisnya kemenangan sebagai bos tim Red Bull setelah Max Verstappen tampil luar biasa di Grand Prix Azerbaijan. Dua pekan setelah sukses di Monza, Verstappen lagi-lagi menunjukkan kualitasnya dengan kendali penuh yang membuatnya terlihat “tak tersentuh” sepanjang balapan di Baku.
Red Bull datang ke Azerbaijan dengan modal kemenangan meyakinkan di Italia, setelah delapan seri beruntun tanpa kemenangan reguler. Pertanyaan besar pun muncul: bisakah tim melanjutkan momentum tersebut di lintasan jalan raya yang terkenal penuh drama? Jawabannya jelas, Max Verstappen membuktikan diri dengan meraih pole position dan kemudian mengubahnya menjadi kemenangan beruntun.
Bagi McLaren, akhir pekan berjalan berat. Oscar Piastri gagal menyelesaikan kualifikasi maupun balapan akibat kecelakaan, sementara Lando Norris hanya mampu finis ketujuh. Hasil itu membuat Verstappen kini memangkas selisih poin dengan pimpinan klasemen menjadi 69 angka, sekaligus membuka kembali peluangnya dalam perburuan gelar.
Laurent Mekies pun tak segan memberikan pujian atas performa sang pembalap andalan. “Itu benar-benar demonstrasi yang mengesankan, hanya dua minggu setelah Monza. Kondisi kualifikasi sangat sulit, tidak banyak yang tahu apa yang bisa diharapkan dari sisi kecepatan balapan. Tapi Max menjalaninya langkah demi langkah, memperlebar jarak sepersepuluh demi sepersepuluh, dan seakan tak tersentuh. Itu membuat segalanya jauh lebih mudah,” ujarnya dalam program pascabalapan F1 TV.
Selain kemenangan Max Verstappen, hasil positif juga datang dari Yuki Tsunoda yang menutup balapan di posisi keenam.
Bagi Laurent Mekies, kombinasi hasil tersebut menandakan adanya terobosan pada mobil RB21 setelah tim melakukan sejumlah pembaruan teknis. “Ini pertanda baik untuk mobil kami. Yuki juga tampil cepat, hanya terpaut beberapa persepuluh dari Max, dan membawa pulang poin berharga. Saya kira itu balapan terbaiknya untuk kami musim ini,” tambahnya.
Meski begitu, Laurent Mekies mengingatkan bahwa Baku punya karakteristik tersendiri. “Lintasan ini memang spesifik, bukan Monza, tapi masih menuntut low downforce dan tikungan kecepatan rendah. Hasil ini memberi konfirmasi bahwa kami sudah membuka sesuatu. Namun kami sadar trek-trek berikutnya akan sangat berbeda. Itu akan jadi ujian besar untuk kami semua,” jelasnya.
Perhatian kini tertuju pada Grand Prix Singapura. Red Bull terakhir kali meraih kemenangan di Marina Bay bersama Sergio Perez pada 2022, dan sebelumnya lewat Sebastian Vettel pada 2013. “Kami mengambilnya selangkah demi selangkah. Kami fokus pada diri kami sendiri, mencari apa yang membatasi kami, bagaimana membukanya. Itu yang dilakukan tim, baik di pabrik Milton Keynes maupun di trek. Rumus di Singapura akan sangat berbeda, dengan kebutuhan downforce tinggi dan suhu yang lebih panas. Jadi kita lihat nanti,” ungkap Mekies._Instagram_-_%5Bwww.instagram.com%5D/56kps0sc57tr9bd.png)
Meskipun Max Verstappen masih cukup jauh dari posisi puncak klasemen, kemenangan ini mempertegas peluangnya untuk tetap bersaing hingga akhir musim.
_Instagram_-_%5Bwww.instagram.com%5D/pdkpqgynftf0u9p.png)
Sementara itu, Red Bull juga masih menjaga asa dalam perebutan posisi kedua konstruktor, dengan koleksi 272 poin – hanya terpaut tipis dari Ferrari (286) dan Mercedes (290).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....