F1 GP Azerbaijan: Max Verstappen Mendominasi Sirkuit Baku
- 21 Sep 2025 22:41 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari : Max Verstappen kembali menunjukkan kehebatannya di Sirkuit Kota Baku dengan menjuarai Grand Prix Azerbaijan 2025, Minggu (21/9).
Start dari pole, pembalap Red Bull itu memimpin sepanjang 51 lap balapan dan finis dengan catatan waktu 1 jam 33 menit 26,408 detik, unggul 14,609 detik atas George Russell di posisi kedua. Carlos Sainz Jr (Williams) melengkapi podium di urutan ketiga dengan selisih waktu 19,199 detik — sekaligus mencatatkan podium perdananya bersama Williams Racing musim ini, sebuah pencapaian penting sejak ia bergabung dengan tim legendaris tersebut.
START BALAPAN PENUH DRAMA
Balapan GP Azerbaijan 2025 dimulai dengan start yang rapi. Seluruh pembalap mampu meluncur mulus dari grid tanpa insiden berarti di tikungan pertama, sehingga tidak ada kekacauan besar pada fase awal. Max Verstappen langsung mengunci posisi terdepan memasuki tikungan pertama di depan Carlos Sainz Jr dan Liam Lawson.
Namun, drama muncul tak lama kemudian. Oscar Piastri (McLaren) yang start dari P9 melakukan jump-start, kehilangan banyak posisi, dan pada akhirnya mengunci rem hingga menabrak dinding pembatas di Tikungan 5 pada lap pertama. Balapannya pun terhenti saat itu juga. Insiden ini sekaligus mengacaukan strategi McLaren, karena rekan setimnya Lando Norris sempat melorot ke posisi kedelapan pada restart balapan. Situasi ini menjadi pukulan besar bagi McLaren, sekaligus membuka jalan bagi Max Verstappen (Red Bull) untuk menguasai balapan.
PERGOLAKAN STRATEGI PIT STOP
Balapan semakin menarik di lap ke-28 ketika Carlos Sainz Jr masuk ke pit stop. Kesempatan itu dimanfaatkan George Russell untuk naik ke posisi kedua, sementara Yuki Tsunoda sempat meroket ke posisi ketiga.
Namun momen itu tidak bertahan lama—pada lap ke-39, Yuki Tsunoda harus masuk pit dan turun ke posisi kelima. Tak lama, ia bahkan disalip oleh Liam Lawson, yang membuatnya finish di posisi keenam. Di sisi lain, Russell berhasil mempertahankan posisi keduanya hingga garis finish, sementara Carlos Sainz Jr kembali mengamankan posisi ketiga setelah pit stop, sekaligus mencetak podium perdananya bersama Williams Racing.
PERSAINGAN SENGIT DI P5 - P7
Pada balapan kali ini, sorotan juga mengarah pada drama perebutan posisi lima hingga tujuh di paruh kedua balapan. Liam Lawson (P5), Yuki Tsunoda (P6), dan Lando Norris (P7) terlibat duel sengit dengan jarak yang sangat rapat, saling mengintai peluang overtake di setiap zona DRS.
Pertarungan paling intens terjadi antara Yuki Tsunoda dan Lando Norris. Beberapa kali Lando Norris mencoba menyalip dengan late braking di Tikungan 1 dan 3, namun Yuki Tsunoda berhasil mempertahankan posisinya dengan pertahanan agresif. Liam Lawson di depan keduanya juga tampil konsisten menjaga celah sehingga tak memberi ruang bagi Yuki Tsunoda maupun Norris untuk melakukan manuver bersih.
Hingga akhir balapan, ketiganya tetap bertahan di posisi masing-masing — Liam Lawson kelima, Yuki Tsunoda keenam, dan Lando Norris ketujuh. Duel ini menandai momen penting musim 2025: untuk pertama kalinya, Red Bull benar-benar unggul, sementara McLaren dan Ferrari justru harus puas di belakang. Padahal dalam seri-seri sebelumnya, terutama McLaren, lebih dominan di papan atas.
DRAMA PEREBUTAN PODIUM
Selain perebutan antara P5 - P7, di posisi atas juga yaitu antara Max Verstappen, George Russell menjaga konsistensi dengan mengamankan posisi kedua. Sementara itu, Carlos Sainz Jr menorehkan sejarah pribadi bersama Williams Racing. Finish ketiga di Baku tak hanya menjadi podium pertamanya musim ini, tetapi juga podium debutnya bersama Williams sejak hijrah ke tim tersebut. Hasil ini menjadi penegasan bahwa Williams kini semakin kompetitif di papan tengah dan mampu menembus tiga besar lewat strategi pit stop yang solid serta pertahanan impresif dari Carlos Sainz Jr di lap-lap akhir. Mercedes masih bisa tersenyum dengan Kimi Antonelli finish keempat setelah sempat bersaing memperebutkan podium, sementara Liam Lawson menutup balapan di posisi kelima — sebuah hasil terbaik sepanjang kariernya.
MAX VERSTAPPEN TIDAK TERKEJAR
Kemenangan di Baku menjadi bukti bahwa Max Verstappen tengah dalam dominasi penuh. Pembalap Belanda ini memimpin seluruh 51 lap balapan dari start hingga finish dan bahkan mencatatkan lap tercepat, menyelesaikan apa yang disebut “Grand Slam” (pole position, kemenangan lomba, serta fastest lap) pada balapan ini.
Kemenangan ini memberi Max Verstappen tambahan 25 poin penuh, sekaligus memperbesar tekanannya terhadap Oscar Piastri di klasemen sementara.
Meski masih tertinggal 69 poin dari pemimpin klasemen McLaren itu, peluang Max Verstappen untuk mempertahankan gelar juara dunianya masih terbuka lebar. Dengan tujuh balapan tersisa di musim 2025, Max Verstappen memiliki kesempatan nyata untuk mengejar keunggulan Oscar Piastri dan memperpanjang dominasinya di Formula 1.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....