Veddriq dan Desak Antar Indonesia Raih Dua Emas di World Climbing Chamonix

  • 13 Jul 2026 06:10 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • Tim panjat tebing Indonesia meraih dua medali emas dan satu medali perak pada World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis, membuktikan dominasi di kancah internasional.
  • Veddriq Leonardo memenangkan nomor speed putra dengan waktu 4,89 detik dan Desak Made Rita Kusuma Dewi juara speed putri dengan waktu 6,22 detik, sementara Antasyafi Robby Al Hilmi meraih perak.
  • Kedua atlet emas Indonesia mengukir sejarah dengan memastikan medali teratas untuk negara pada nomor speed dan menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dunia dalam disiplin panjat tebing speed.

RRI.CO.ID, Kendari – Tim panjat tebing Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di kancah internasional. Pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis, atlet Merah Putih berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak dari nomor speed putra dan putri.

Prestasi tersebut dipastikan lewat penampilan gemilang Veddriq Leonardo di sektor putra serta Desak Made Rita Kusuma Dewi di sektor putri. Sementara medali perak diraih Antasyafi Robby Al Hilmi, yang juga berasal dari Indonesia.

Di nomor speed putra, partai final menghadirkan duel sesama atlet Indonesia atau All Indonesian Final. Veddriq Leonardo berhasil mengungguli Antasyafi Robby Al Hilmi dengan catatan waktu 4,89 detik, sedangkan Robby menyelesaikan lintasan dalam waktu 5,11 detik.

Hasil tersebut sekaligus memastikan medali emas dan perak menjadi milik Indonesia. Sementara medali perunggu diraih atlet Jepang, Ryo Omasa.

Bagi Veddriq, kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu mengaku masih menjalani proses pemulihan cedera sehingga belum bisa menjalani latihan secara maksimal sebelum mengikuti rangkaian kompetisi.

"Saya merasa luar biasa dan sangat bersyukur. Ini menjadi medali emas pertama saya setelah Olimpiade," ujar Veddriq, dikutip dari laman resmi World Climbing.

Keberhasilan sektor putra kemudian disusul penampilan impresif Desak Made Rita Kusuma Dewi di nomor speed putri. Atlet asal Bali tersebut sukses mengalahkan wakil Italia, Giulia Randi, pada babak final dengan catatan waktu 6,22 detik, sementara lawannya mencatat waktu 6,51 detik.

Kemenangan itu sekaligus menjadi gelar juara kedua secara beruntun bagi Desak setelah sebelumnya juga meraih emas pada seri Krakow.

"Malam ini saya tampil dengan performa terbaik dan menikmati setiap pertandingan. Saya senang bisa mempersembahkan medali emas ini untuk Indonesia dan tim," kata Desak.

Secara keseluruhan, Indonesia menjadi salah satu negara paling sukses pada nomor speed di World Climbing Series Chamonix 2026 dengan mengoleksi dua medali emas dan satu medali perak. Hasil tersebut semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dunia dalam disiplin panjat tebing nomor speed.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....