Pemerintah Percepat Target Swasembada Gula Nasional
- 22 Jul 2026 21:48 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat target pencapaian swasembada gula nasional dari semula diproyeksikan dalam waktu empat tahun menjadi dua tahun. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Percepatan target itu dilakukan melalui program peremajaan tanaman tebu seluas 100 ribu hektare per tahun. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan tebu nasional sehingga kebutuhan gula dalam negeri dapat dipenuhi tanpa bergantung pada impor.
Kementerian Pertanian menyebutkan sejumlah langkah strategis akan dilakukan untuk mendukung percepatan tersebut. Di antaranya melalui peremajaan tebu nasional, penggunaan benih unggul, mekanisasi pertanian, modernisasi budidaya, peningkatan produktivitas, serta penguatan kemitraan antara petani dan industri gula.
Presiden memberikan arahan agar seluruh pemangku kepentingan bergerak lebih cepat dalam mewujudkan swasembada gula. Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertanian dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, BUMN, pelaku usaha, serta para petani tebu di berbagai daerah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap menjalankan arahan Presiden dengan bekerja maksimal agar target swasembada gula dapat tercapai dalam waktu dua tahun.
Menurut Kementerian Pertanian, percepatan swasembada gula diharapkan memberikan berbagai dampak positif, antara lain meningkatnya produksi gula nasional, berkurangnya ketergantungan terhadap impor, meningkatnya kesejahteraan petani tebu, serta semakin kuatnya ketahanan pangan nasional.
Pemerintah optimistis, dengan dukungan seluruh pihak dan pelaksanaan program yang terintegrasi, target swasembada gula dapat tercapai lebih cepat. Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya memperkuat kemandirian pangan Indonesia, tetapi juga meningkatkan daya saing sektor pertanian dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....