Polri Perkuat Perlindungan Pekerja lewat Desk Ketenagakerjaan Nasional

  • 05 Jun 2026 07:57 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada pekerja domestik maupun internasional melalui optimalisasi Desk Ketenagakerjaan yang telah dibentuk di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Humas Polri, hingga sepanjang tahun 2025, Desk Ketenagakerjaan telah hadir di 35 wilayah Polda di seluruh Indonesia. Kehadiran posko pengaduan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk sengketa industrial dan perlindungan pekerja.

Dalam pelaksanaannya, Desk Ketenagakerjaan berhasil membantu 2.275 buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali memperoleh pekerjaan. Program penyaluran tenaga kerja dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan dan pemangku kepentingan.

Pada gelombang pertama yang berlangsung 12 Juni 2025, sebanyak 700 tenaga kerja berhasil mendapatkan kesempatan kerja baru. Sementara itu, pada gelombang kedua tanggal 25 Juli 2025, sebanyak 1.575 pekerja kembali memperoleh pekerjaan tetap di sejumlah perusahaan.

Tidak hanya fokus pada penanganan masalah ketenagakerjaan di dalam negeri, Desk Ketenagakerjaan juga berperan dalam upaya perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri. Salah satu capaian penting yang berhasil dilakukan adalah penyelamatan sembilan WNI korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja.

Keberadaan Desk Ketenagakerjaan di berbagai daerah dinilai menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan ketenagakerjaan. Melalui pendekatan kolaboratif dan responsif, Polri berupaya menciptakan stabilitas sosial sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hak-hak pekerja Indonesia.

Polri berharap program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi jembatan dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....