Parang “Taawu”, Senjata Tradisional Suku Mekongga

  • 21 Jun 2024 10:34 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari : Dijaman dahulu, parang taawu dipakai oleh raja-raja atau Tamalaki (panglima perang) sebagai senjata atau alat bela diri.

Taawu kini sudah sangat jarang dijumpai. Langkanya Taawu dikarenakan, para pengrajin parang sudah jarang memproduksinya dan juga tersingkir oleh hadirnya jenis parang-parang lain yang berasal dari luar.

Beberapa parang yang beredar di pasaran saat ini ada yang mirip dengan parang Taawu yaitu Sinangke. Namun kata beberapa orang suku Mekongga, parang itu mirip namun sangat jauh berbeda dengan Taawu.

Perbedaannya terlihat dari ukurannya, Sinangke lebih pendek, sementara Taawu panjangnya satu meteran.

Sehingga disimpulkan Taawu dahulunya sangat disakralkan sebagai harta benda kerajaan yang sangat berharga dan sangat dijaga oleh para Bangsawan Mekongga. Konon pula disaat tertentu Taawu itu dibersihkan dengan menggunakan air perasan jeruk, sehingga terlihat jelas urat-urat pada parang tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....