Wisata Kuliner Nasi Bambu Laluta Wakatobi

  • 08 Jan 2024 12:13 WIB
  •  Kendari

KBRN,Kendari: Salah satu makanan khas yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Wakatobi adalah luluta. Makanan ini banyak ditemukan di masyarakat adat Wanci Pulau Wangi-Wangi.

luluta merupakan olahan beras yang dibungkus daun pisang kemudian dimasukkan dalam bambu lalu dibakar bagian ujungnya hingga matang. Luluta dibuat oleh masyarakat dari Pulau Binongko, pulau yang paling ujung di Wakatobi.

rasa luluta yang gurih bahan dasarnya adalah beras putih atau beras kampung (beras merah) yang bisa menjadi pilihan, disesuaikan keinginan. Kemudian potongan bambu hutan yang berdiameter antara 6 Cm hingga 8 Cm dan daun pisang yang masih muda.

Cara membuatnya sangat sederhana. pertama-tama beras 1 liter atau sesuai keinginan ditaruh dalam wadah baskom, lalu dicuci dengan menggunakan air yang bersih, selanjutnya ditiriskan. Sambil menunggu, bambu dipotong sesuai ukuran ruas.

Ruas bambu bagian bawah jangan dipotong (jangan dihilangkan), sedangkan ruas bambu bagian atas dipotong, sebagai tempat memasukkan beras.

Setelah ruas bambu dipotong, maka berikutnya bersihkan bagian dalam bambu. Cuci dengan air bagian dalam bambu, sehingga kotoran dalam bambu tidak ada yang melekat.

Setelah itu beras yang tadi ditiriskan bungkus dengan daun pisang. Besar bungkusan beras sesuaikan ukuran bambu yang dipakai.

masukkan Beras ke dalam bambu yang sudah disiapkan. Kemudian dibagian ujung bambu ditutup rapat daun pisang.

Setelah selesai, buat tempat sandaran pembakaran bambu luluta dengan menggunakan kayu yang dapat bertahan lama terkena bara api. Biasanya memakai kayu seukuran lengan orang dewasa yang baru potong.

Buat bara api di tempat sandaran bambu luluta. Perlu di ingat saat membakar luluta, tidak menggunakan api yang menyala di atas kayu. Yang dibutuhkan membakar luluta hanya bara api. Agar luluta terpanggang secara merata, maka bambu luluta dibolak-balik. Untuk mengetahui luluta sudah matang, dapat dilihat dari kulit luar bambu.

Bila kulit bambu yang terkenal keras sudah terlihat sedikit hangus disengat bara api secara merata, berarti luluta sudah matang. Setelah luluta matang, angkat lalu diamkan sampai dingin. Setelah dingin, maka bambu luluta dibelah. Potong-potong luluta sesuai ukuran yang dikehendaki. Harus di atas piring, lalu hidangkan.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....