Tidak Hanya Kopi, Ini Aneka Minuman Berkafein

  • 12 Jun 2026 19:13 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Ketika mendengar kata kafein, banyak orang langsung memikirkan kopi. Padahal, senyawa alami yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan ini juga ditemukan dalam berbagai jenis minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

Kafein bekerja dengan memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membantu mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan konsentrasi. Namun, kadar kafein dalam setiap minuman dapat berbeda tergantung bahan baku dan cara pengolahannya.

Menurut data dari U.S. Food and Drug Administration (FDA), kopi seduh menjadi salah satu sumber kafein yang paling umum dikonsumsi masyarakat. Secangkir kopi berukuran sekitar 240 mililiter umumnya mengandung 80 hingga 100 miligram kafein, meski jumlahnya dapat lebih tinggi tergantung jenis biji dan metode penyeduhan.

Selain kopi, teh juga mengandung kafein. Secangkir teh hitam biasanya mengandung sekitar 40 hingga 70 miligram kafein, sedangkan teh hijau berkisar antara 20 hingga 45 miligram per sajian.

Minuman cokelat ternyata juga mengandung kafein karena berasal dari biji kakao. Secangkir cokelat panas umumnya mengandung sekitar 5 hingga 25 miligram kafein. Semakin tinggi kadar kakao yang digunakan, semakin besar pula kandungan kafeinnya.

Minuman ringan bersoda tertentu juga mengandung kafein dalam jumlah yang lebih rendah. Dalam satu kaleng berukuran sekitar 330 mililiter, kandungan kafeinnya biasanya berada pada kisaran 30 hingga 50 miligram.

Sementara itu, minuman energi umumnya memiliki kandungan kafein paling tinggi di antara berbagai minuman populer. Satu kaleng minuman energi dapat mengandung sekitar 80 hingga 300 miligram kafein, tergantung merek dan ukuran sajian.

Di masyarakat masih beredar sejumlah kesalahpahaman mengenai kandungan kafein. Salah satunya adalah anggapan bahwa espresso merupakan minuman dengan kafein tertinggi. Padahal, meski konsentrasi kafeinnya tinggi, satu shot espresso biasanya hanya mengandung sekitar 60 hingga 80 miligram kafein karena volumenya kecil.

Kesalahpahaman lainnya adalah anggapan bahwa teh dan minuman cokelat tidak mengandung kafein. Faktanya, kedua minuman tersebut tetap mengandung kafein alami, meskipun jumlahnya umumnya lebih rendah dibandingkan kopi.

Para ahli kesehatan menyebut konsumsi kafein hingga sekitar 400 miligram per hari masih tergolong aman bagi sebagian besar orang dewasa yang sehat. Namun, sensitivitas terhadap kafein dapat berbeda pada setiap individu sehingga respons tubuh juga tidak selalu sama.

Dengan demikian, kopi bukan satu-satunya sumber kafein yang ada di sekitar kita. Memahami kandungan kafein dalam berbagai minuman dapat membantu masyarakat mengatur asupan harian dengan lebih bijak sekaligus menghindari informasi yang kurang tepat mengenai kafein.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....