Sinonggi Warisan Kuliner Sultra
- 19 Sep 2025 21:19 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari : Sinonggi merupakan salah satu kuliner tradisional khas Sulawesi Tenggara, khususnya daerah Kendari. Hidangan ini terkenal dengan cita rasanya yang unik dan bahan dasar yang sederhana, namun kaya akan nilai budaya. Tahun 2025, sinonggi kembali menjadi sorotan karena diminati anak muda dan wisatawan, terutama melalui media sosial yang menjadikannya viral. Menurut Dinas Pariwisata Kendari dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sinonggi menjadi salah satu ikon kuliner yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkenalkan budaya lokal.
Sinonggi dibuat dari sagu yang diolah menjadi bubur kental, kemudian disajikan dengan sayur, ikan, atau kuah santan. Proses pembuatannya menuntut ketelitian agar tekstur bubur tetap kenyal dan lembut. Makanan ini menjadi simbol kekayaan kuliner tradisional Sulawesi Tenggara dan bagian dari identitas budaya lokal.
Kini, sinonggi hadir dengan berbagai variasi modern untuk menarik generasi muda. Beberapa restoran menyajikan sinonggi dengan topping seafood, daging ayam, atau bumbu rempah yang lebih ringan. Inovasi ini membuat hidangan tradisional lebih mudah diterima oleh selera masyarakat urban tanpa kehilangan citarasa autentiknya.
Fenomena sinonggi yang viral mendorong pertumbuhan pariwisata kuliner di Kendari. Banyak wisatawan berkunjung untuk mencoba langsung hidangan ini, sekaligus belajar tentang tradisi kuliner lokal. Selain itu, sinonggi juga dijadikan sebagai cinderamata kuliner untuk dibawa pulang.
Sinonggi bukan hanya makanan, tetapi juga warisan budaya yang mampu beradaptasi dengan tren modern. Popularitasnya yang meningkat di tahun 2025 menunjukkan bahwa kuliner tradisional tetap relevan dan memiliki daya tarik bagi generasi muda serta wisatawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....