Menyusuri Pedasnya Nusantara Lewat Ragam Sambal
- 11 Jul 2025 12:04 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Masyarakat Indonesia dikenal sebagai pencinta sambal. Makan tanpa sambal terasa hambar, seolah ada yang kurang di lidah. Namun tahukah kamu bahwa Indonesia memiliki ratusan jenis sambal yang berbeda-beda dari tiap daerah? Sambal tak hanya menjadi pelengkap, melainkan juga warisan budaya yang memperkaya khazanah rasa Nusantara (Manna Indonesia, diakses 11 Juli 2025).
1. Sambal Terasi: Rasa Pedas yang Paling Melekat
Sambal ini mungkin yang paling dikenal. Bahan utamanya sederhana—cabai, tomat, terasi, dan garam—namun kombinasi rasanya kuat dan menggugah selera. Terasi yang digunakan biasanya dibakar terlebih dahulu untuk mengeluarkan aroma khasnya.
2. Sambal Matah: Segar Khas Bali
Berbeda dari sambal lainnya, sambal matah tidak diulek, melainkan diiris. Bawang merah, cabai rawit, serai, dan daun jeruk diaduk bersama minyak kelapa panas. Hasilnya adalah sambal yang pedas, wangi, dan sangat cocok untuk lauk bakar.
3. Sambal Ijo: Sambal Lembut dari Ranah Minang
Disebut juga lado mudo, sambal ini menggunakan cabai hijau besar dan rawit hijau, lalu ditumis hingga layu. Rasa pedasnya lebih halus dan sedikit asam karena tambahan tomat hijau. Biasanya disajikan bersama nasi Padang dan rendang.
4. Sambal Dabu-Dabu: Warna Cerah, Rasa Meledak
Asal dari Sulawesi Utara, sambal ini tampil menarik karena dibuat dari irisan kasar tomat, cabai, dan bawang, lalu diberi perasan jeruk nipis. Dabu-dabu memiliki rasa asam, pedas, dan segar. Cocok untuk seafood atau ikan bakar.
5. Sambal Roa: Pedas Asap dari Tanah Manado
Ini salah satu sambal unik yang menggunakan ikan roa asap sebagai bahan utamanya. Campuran antara cabai dan daging ikan asap memberikan rasa yang dalam, gurih, dan penuh karakter. Biasanya disantap dengan bubur Manado atau nasi panas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....