Nasib Kopi Keliling, Kian Cuan atau Justru Merugi

  • 27 Mei 2025 15:00 WIB
  •  Kendari
KBRN, Kendari: Kini kopi tidak lagi menjadi barang mewah yang sulit ditemui seperti saat sebelum Revolusi Industri. Nyaris setiap kota memiliki kedai kopi dengan beragam keistimewaannya.

Namun belakangan ini, kopi semakin mudah dinikmati dengan menjamurnya pedagang kopi keliling. Para pedagang ini memilih memasarkan kopi dalam gerobak dan menjajakannya dengan berkeliling.

Beberapa pedagang kopi keliling ini bahkan menjajakan dagangannya dalam satu area yang sama. Salah seorang pedagang mengungkapkan, jika mereka tidak khawatir dengan adanya persaingan.

“Ada pelanggannya sendiri-sendiri. Kalau di sini tidak ada yang beli, saya bisa pindahkan gerobaknya,” ujar Amin.

Sepanjang jalan Drs. H. Abdullah Silandae, di area alun-alun Kota Kendari atau yang lebih dikenal dengan Ex-MTQ, terdapat beberapa pedagang kopi keliling. Sesekali, masing-masing melayani pembeli.

Banyaknya pedagang kopi keliling memunculkan pertanyaan, apakah masih banyak keuntungan yang mereka raih. Kadir yang juga menjajakan kopi keliling menjawab.

“Hasilnya masih sama saja. Omset setiap hari juga tetap biasa. Sama seperti orang jualan lainnya, biasa itu kadang untung atau rugi,” tuturnya.

Ternyata, cara berjualan mereka yang membuat pedagang kopi keliling ini tetap dicari pembeli. Mereka menyajikan kopi siap saji yang prosesnya hanya butuh beberapa menit.

Pembeli yang mudah membeli kopi di pinggir jalan tanpa harus masuk ke kedai kopi juga menjadi alasan eksistensi para pedagang kopi keliling. (Raras Pramesthi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....