Serangan Jantung Tak Selalu Diawali Nyeri Dada
- 22 Sep 2026 06:37 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Nyeri atau rasa tertekan di dada memang menjadi salah satu tanda yang umum dikenal saat seseorang mengalami serangan jantung. Namun, kondisi tersebut tidak selalu muncul dengan gejala yang sama pada setiap orang.
Menurut literatur dari laman resmi World Health Organization (WHO) tentang kesehatan jantung, gejala serangan jantung juga dapat berupa sesak napas, mual atau muntah, pusing, keringat dingin hingga kulit tampak pucat. Rasa tidak nyaman juga dapat menjalar dari dada menuju lengan, bahu, rahang, leher atau punggung.
dari laman who.int menjelaskan, gejala dapat berbeda pada setiap orang. Perempuan, lansia dan orang dengan diabetes lebih mungkin mengalami gejala yang tidak khas, seperti sesak napas, kelelahan, rasa tidak nyaman seperti gangguan pencernaan, atau nyeri pada punggung dan rahang tanpa nyeri dada yang dominan.
Kondisi tersebut perlu diperhatikan karena serangan jantung merupakan kondisi medis darurat. WHO menekankan bahwa semakin cepat gejala dikenali dan seseorang mendapatkan pertolongan medis, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
| Baca juga: Gejala Sakit Ginjal dan Pencegahannya |
Karena itu, keluhan seperti sesak napas mendadak, keringat dingin, mual, pusing atau rasa tidak nyaman yang muncul secara tidak biasa sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai rasa sakit atau tekanan di dada.
Masyarakat yang mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung dianjurkan segera mencari pertolongan medis darurat, bukan menunggu keluhan mereda dengan sendirinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....