Padel, Olahraga Hits yang Menyehatkan Jantung
- 27 Agt 2026 10:35 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Olahraga padel tengah menjadi primadona baru di kalangan pecinta aktivitas fisik di Indonesia sepanjang 2026. Perpaduan unsur tenis, squash, dan bulu tangkis ini dimainkan di lapangan berukuran lebih kecil yang dikelilingi dinding kaca, sehingga bola dapat memantul dan menghadirkan strategi permainan yang unik.
Dokter Budiyanto, MARS, dalam ulasan kesehatan yang dipublikasikan platform Halodoc, menjelaskan bahwa padel merupakan latihan tubuh menyeluruh atau full-body workout yang efektif membakar kalori, memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot inti, sekaligus meningkatkan ketajaman refleks saraf. Gerakan konstan seperti berlari dan sprint singkat saat bermain turut mendorong detak jantung bekerja lebih efisien memompa darah ke seluruh tubuh.
Selain manfaat fisik, padel juga dikenal memberi dampak positif bagi kesehatan mental. Karena umumnya dimainkan berpasangan atau berkelompok, olahraga ini secara alami meningkatkan interaksi sosial yang berkontribusi mengurangi stres. Saat bermain, pemain juga dituntut memperhatikan arah bola, memperkirakan pantulan dari dinding, dan menyusun strategi, sehingga turut melatih fokus, kemampuan mengambil keputusan, serta konsentrasi.
Dibandingkan olahraga raket lain seperti tenis, padel memiliki kurva belajar yang lebih mudah dikuasai pemula. Lapangan yang lebih kecil membuat pemain tidak perlu berlari sejauh saat bermain tenis, sehingga olahraga ini dapat dinikmati berbagai kalangan usia, mulai dari remaja hingga lansia yang masih aktif secara fisik.
Popularitas padel di Indonesia turut didukung pertumbuhan jumlah lapangan baru di berbagai kota besar, mulai dari Jakarta, Bandung, hingga Bali. Tren pencarian informasi seputar padel di internet bahkan tercatat meningkat pesat sejak 2024, seiring makin banyaknya komunitas dan turnamen kecil yang digelar secara rutin.
Meski dinilai aman untuk pemula, pemain tetap disarankan melakukan pemanasan dan peregangan sebelum bermain guna menghindari risiko cedera ringan, serta menyesuaikan intensitas permainan dengan kemampuan dan kondisi fisik masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....